Berita Terkini
Bengkulu - Sebanyak 179 guru Sekolah Luar Biasa (SLB), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Bengkulu akhirnya menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan III setelah melalui proses validasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia.
Subkoordinator Bidang Pengembang Penilai Pendidikan Muda Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, Murni, S.E., mengungkapkan bahwa pencairan ini bersifat susulan karena validasi data baru selesai dilakukan.
“Pencairan untuk 179 guru ini sifatnya susulan karena proses validitasnya dilakukan oleh Kemendikdasmen RI. Saat ini, dananya sudah masuk ke rekening masing-masing guru pada Kamis, 5 Desember 2024,” ujar Murni.
Sebelumnya, sebanyak 1.251 guru di Bengkulu belum menerima TPG Triwulan III. Dengan tambahan 179 guru yang telah menerima, total guru yang sudah mendapatkan tunjangan ini menjadi 1.603 orang.
“Dari data sebelumnya, ada sekitar 1.251 guru yang belum menerima TPG. Setelah pencairan kepada 179 guru ini, jumlah tersebut berkurang. Namun, prosesnya bertahap, dan masih ada guru lain yang berpotensi mengajukan pencairan TPG,” jelasnya.
Selain TPG, Tambahan Penghasilan (Tamsil) untuk guru Aparatur Sipil Negara (ASN) nonsertifikasi di Bengkulu hingga kini belum dicairkan. Meski tahapannya sedang diproses, Murni mengaku belum mengetahui kapan pencairan Tamsil tersebut akan dilakukan.
Proses pencairan TPG Triwulan III ini mengikuti Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI. Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan bahwa pencairan dilakukan secara bertahap sesuai dengan validasi data.
Dengan bertambahnya jumlah guru yang menerima TPG, diharapkan kesejahteraan tenaga pendidik di Provinsi Bengkulu semakin meningkat, seiring dengan langkah pemerintah memastikan semua hak guru terpenuhi tepat waktu.