Skip to main content

Yuk, Kita Kenali Jenis-jenis Sambungan Rambut

Haic Clip Poni Depan Foto/Dok
Haic Clip Poni Depan Foto/Dok

Bagi sebagian orang, mungkin keberadaan hair extention alias sambungan rambut merupakan pilihan paling tepat untuk membuat rambut tampak lebih panjang dalam waktu yang singkat. Pada dasarnya, sambungan rambut yang tersedia dipasaran terdiri kedalam dua jenis bahan, yakni rambut asli dan rambut sintetis.

Seiring dengan perkembangan teknologi, kini sambungan rambut terdiri kedalam beberapa jenis lho. Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai jenis-jenis sambungan rambut, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

1. Hair Clip

Jenis sambungan rambut pertama yang akan dibahas, yakni berupa hair clip poni depan. Adapun mengenai salah satu kelebihan dari hair clip, yakni risiko kerusakan pada rambutnya yang tergolong lebih rendah.

Hal itu bukan tanpa alasan, karena hair clip hanya menggunakan sirkam berukuran kecil yang dijahit ke bagian dalam rambut. Sehingga cara penggunaannya pun cukup mudah, yang mana kamu hanya tinggal melakukan seperti sirkam pada umumnya.

Meski demikian, kamu harus tetap hati-hati saat hendak memasang hair clip. Mengapa demikian? Pasalnya, jenis sambungan rambut yang satu ini mempunyai clip on berukuran kecil.

2. Lem Keratin

Sesuai dengan namanya, jenis sambungan rambut ini menggunakan bahan dasar lem sebagai media perekatnya. Menurut informasi yang didapat, lem yang direkatkan pada bagian rambut dalam itu harus berjarak sekitar 5 cm dari akar rambut.

Oleh karenanya, proses pemasangan lemnya harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. Ya, apabila lemnya menempel ke kulit maka bisa meningkatkan risiko kerontokkan pada rambut.

3. Weave

Jenis sambungan rambut yang berupa weave atau sulam ini lebih ideal diaplikasikan pada pemilik rambut tebal. Teknik pemasangan rambutnya akan dilakukan dengan menggunaan jarum dan benang khusus seperti teknik menyulam.

Pada tahap awal proses pemasangan, biasanya rambut asli akan dijadikan sebagai dasar kemudian dikepang dengan comrow secara horizontal. Namun, jenis sambungan rambut ini memang terasa lebih berat dikepala.

Meski terasa lebih berat, ternyata sambungan rambut jenis weave kerap menjadi andalan karena daya tahannya yang begitu baik.

4. Fusion Bonds

Kabarnya, sambungan rambut jenis Fusion Bonds sering diaplikasikan pada orang-orang yang sudah mempunyai kualitas rambut baik. Hal ini dikarenakan Fusion Bonds menggunakan teknik yang berbahan dasar lem khusus, sehingga proses pengerjaannya bisa memakan waktu sekitar 3 sampai 4 jam.

Dengan proses yang sangat lama, tentu saja tidak semua orang cocok menggunakan sambungan rambut jenis Fusion Bonds. Jika rambutmu mudah patah, maka jenis sambungan rambut yang satu ini tidak direkomendasikan.

5. Karet

Ini dia salah satu jenis sambungan rambut yang paling mudah dijumpai dan harganya sangat ramah dikantong. Materialnya menggunakan lilitan karet yang berfungsi untuk menyambungkan dengan rambut asli. Bahkan yang lebih menariknya lagi, jenis sambungan rambut karet dinilai lebih aman digunakan.

6. Ring

Jenis sambungan rambut berikutnya yang akan dibahas, yakni berupa ring. Mengenai fungsinya, ring tersebut berperan sebagai penyambung rambut sambungan dengan rambut asli.

Adapun mengenai salah satu keuntungannya, yakni ring yang warnanya sesuai dengan rambut asli tidak akan terlihat jelas sehingga terkesan lebih natural dan alami.

Dibalik keunggulannya, ternyata ada juga satu kekurangan dari jenis sambungan yang satu ini. Dalam hal ini, kamu harus berhati-hati saat menyisirnya karena bagian ring selalu ikut tertarik sehingga dapat menimbulkan rasa sakit.

 

  • KENZO CELL

Berita Terkini