Skip to main content

Tutupan Hutan Alam Bengkulu Menyusut Ratusan Ribu Hektare dalam Dua Dekade Terakhir

Tutupan hutan alam Bengkulu menyusut ratusan ribu hektare dalam dua dekade terakhir.
Tutupan hutan alam Bengkulu menyusut ratusan ribu hektare dalam dua dekade terakhir.

Penarafflesia.com - Tutupan hutan alam di Provinsi Bengkulu menyusut ratusan ribu hektare dalam 22 tahun terakhir, dipicu dominasi alih fungsi hutan menjadi perkebunan sawit, menurut Genesis Bengkulu.

Data Mapbiomas menunjukkan bahwa tutupan hutan Indonesia berkurang 6.512.485 hektare atau sekitar 5,8% antara tahun 2000 dan 2022. Di Provinsi Bengkulu, kawasan non hutan meningkat menjadi 154.990,25 hektare pada 2022, sementara luas hutan alami berkurang 12.882,42 hektare selama periode yang sama.

Direktur Genesis, Egi Saputra, menyebutkan bahwa tutupan lahan yang beralih menjadi tanaman sawit bertambah menjadi 27.796,98 hektare pada 2022, dengan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) menjadi yang paling terkena dampak.

Egy menyoroti kurangnya pengawasan dan penegakan hukum kehutanan, dengan banyak tanaman sawit perusahaan yang beroperasi di wilayah hutan tanpa tindakan yang signifikan.

Permasalahan ketidaksesuaian luas Hak Guna Usaha (HGU) dan ketidakjelasan tapal batas kawasan hutan juga menjadi sorotan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan oleh Jaringan Pemantauan Independen Kehutanan (JPIK).

Pewarta : Suryadi

Editor : Yusuf 

  • rica store

Berita Terkini