Berita Terkini
BOJONEGORO – Kehadiran Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemampuan masyarakat dalam meningkatkan pelayanan di tingkat desa.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan Satgas TMMD bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro yakni memberikan pembekalan kepada kader Posyandu melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Posyandu berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kesongo tersebut menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat dalam pelaksanaan TMMD ke-129. Melalui pelatihan ini, kader Posyandu didorong agar mampu menjalankan peran yang lebih luas dalam membantu pemerintah desa memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat.
Saat ini, Posyandu tidak lagi hanya dikenal sebagai tempat pelayanan kesehatan balita dan ibu hamil. Berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu telah berkembang menjadi wadah pelayanan terpadu yang mendukung enam bidang pelayanan dasar, yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.
Bendahara Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bojonegoro dari DPMD, Eka Endang Sri Riyanti, menyampaikan bahwa kader Posyandu memiliki peran penting sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, kader di tingkat desa tidak hanya bertugas melakukan pemantauan kesehatan, tetapi juga berperan dalam mendukung berbagai program sosial kemasyarakatan.
"Kader Posyandu sekarang memiliki tanggung jawab yang semakin luas. Mereka membantu mendata persoalan masyarakat, mendukung pendidikan anak usia dini, memperhatikan sanitasi dan air bersih, hingga membantu menjangkau warga yang membutuhkan pelayanan sosial," ujar Eka.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran kader dalam pencegahan stunting melalui edukasi kepada keluarga mengenai pola hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang.
Selain peningkatan kapasitas masyarakat, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro juga memberikan pelayanan langsung kepada warga melalui kegiatan kesehatan gratis.
Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, yang memiliki keahlian di bidang kesehatan, turut memberikan pelayanan kepada masyarakat Desa Kesongo selama kegiatan TMMD berlangsung.
Ia mengatakan, keberadaan personel TNI di tengah masyarakat harus memberikan manfaat nyata.
"Kami ingin kehadiran Satgas TMMD dapat dirasakan langsung oleh warga. Jika ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan namun tidak memungkinkan datang ke lokasi, kami siap membantu secara langsung ke rumah warga," ungkap Purnomo.
Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, memberikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, DPMD, serta masyarakat desa.
Ia menilai kegiatan TMMD menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dalam membangun desa.
"Peran kader Posyandu semakin besar dan membutuhkan dukungan semua pihak. Pemerintah desa akan terus mendorong kader agar aktif berkoordinasi dalam menemukan dan menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat," kata Kusnadi.
Melalui TMMD ke-129, Kodim 0813 Bojonegoro menunjukkan bahwa pembangunan desa bukan hanya tentang perubahan fisik, tetapi juga bagaimana meningkatkan kualitas manusia yang menjadi penggerak utama kemajuan desa.
Dengan bertambahnya wawasan dan kemampuan kader Posyandu, pelayanan masyarakat di Desa Kesongo diharapkan semakin kuat, mandiri, dan mampu menjawab kebutuhan warga secara cepat dan tepat.
Reporter : Deni Aripandi
Editor : Gina Rivaldo