Berita Terkini
Penarafflesia, Mukomuko- Kendati digelar dalam suasana puasa, Lomba DAI Cilik Polantas Polres Mukomuko Polda Bengkulu. Acara tetap ramai walaupun semua Dai berpuasa. Namun kemeriahan ini bersumber dari lomba dai cilik yang diikuti oleh sekolah SD Dan SMP kabupaten Mukomuko yang berumur 15 tahun kebawah, Tentang Tata Tertib Berlalu Lintas. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid AR-Rahman Satlantas Polres Mukomuko.
Acara lomba Dai cilik ini disaksikan dengan tiga dewan juri, ustad Medi Hartono SPd.I, ismajulita.SPd.I, dan AIPTU Harlensi Polantas Polres Mukomuko. Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Mukomuko H. Sapuan,
AKP. Fery Octaviari Pratama.S.I.K.,M.H yang menjadi kreator acara ini menyebutkan, lomba merupakan bagian dari lomba islami yang diikuti Dai Dai Cilik berumur maksimal 15 tahun kebawah. Lomba ini dengan bertema "tata tertib berlalu lintas", berhasil mencuri perhatian penonton dan pengunjung.
Terutama karena talenta-talenta pendakwah belia penerus tali dakwah islamiyah tentang pengetahuan tertib berlalu lintas. Suasana inilah sebenarnya yang ingin di hadirkan pada acara bulan ramadahan ini, ramai namun semarak dengan suasana islami.
Dilanjut Fery, jadi berkaitan dengan lomba dai cilik Polantas Polres Mukomuko diharapkan menjadi pesan moral untuk masyarakat sesuatu momentum dibilang suci ramadhan ini supaya masyarakat khusus Kabupaten Mukomuko betul betul tertib dalam berlalulintas. Dimana sebelumnya kecelakaan cukup tinggi terutama sampai meninggal dunia, perlu menjadi perhatian semua lampisan masyarakat.
" Kami harapkan kedepan masyarakat bisa lebih tertib dalam berlalulintas yang seperti pesan moral. Kita membatasi usia dalam lomba Dai Cilik ini maksimal 15 tahun. Untuk pesan kepada masyarakat untuk adik adik, anak anak kita saja yang berusia15 tahun mengikuti lomba dai cilik mampu memahami menyampaikan betapa pentingnya tata tertib berlalulintas untuk keselamatan pribadi masing masing. Otomatis kepada kita sudah remaja, dan dewasa lebih memahami betapa penting nya tata tertib berlalulintas untuk keselamatan terutama diri kita sendiri"tutup Fery. (Dnex)