Skip to main content

Pemkab Antisipasi Dampak La Nina di Bengkulu Utara

Rakor mitigasi bencana.
Rakor mitigasi bencana.

Penarafflesia.com - Kabupaten Bengkulu Utara, sebagai salah satu daerah rawan bencana di Provinsi Bengkulu, menghadapi potensi dampak La Nina setelah berakhirnya El Nino. Bupati Bengkulu Utara, Mian, mengimbau untuk bersama-sama melakukan antisipasi guna mencegah bencana alam yang tidak diinginkan.

"Kita perlu melakukan pemetaan wilayah di Bengkulu Utara yang rentan terhadap bencana, seperti banjir dan tanah longsor, mengingat peralihan fenomena alam dari El Nino ke La Nina," ujar Mian kepada TribunBengkulu.com.

Mian menyadari bahwa beberapa titik di Kabupaten Bengkulu Utara rawan terhadap bencana seperti banjir dan longsor. Meskipun terdapat keterbatasan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) untuk penanggulangan fisik bencana, Mian menegaskan bahwa koordinasi terus dilakukan dengan pihak terkait.

"Dalam menghadapi bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu, kita masih terkendala oleh keterbatasan anggaran BTT," ungkap Mian.

Jika anggaran tidak mencukupi melalui APBD, Mian menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya berkoordinasi dengan berbagai instansi, termasuk balai sungai dan balai jalan, untuk mendapatkan dukungan dalam menanggulangi bencana alam.

"Ketidakmampuan dalam alokasi APBD tidak menghentikan kita untuk terus berupaya, baik dengan berkoordinasi maupun meminta dukungan kepada berbagai instansi terkait," tegas Mian.

Editor : Fatmala 

  • rica store

Berita Terkini