Berita Terkini
Penarafflesia.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Bengkulu mencatat bahwa hingga Desember 2023, jumlah total Single Investor Identification (SID) atau investor pasar modal di Provinsi Bengkulu telah mencapai 58.888 orang.
Marina Rasyada, Kepala Kantor BEI Perwakilan Bengkulu, menjelaskan bahwa terjadi peningkatan sebesar 9.501 orang, terutama didominasi oleh kelompok usia 18-25 tahun, jika dibandingkan dengan total SID pada Desember 2022 yang mencapai 49.387 orang.
"Pada periode tersebut, jumlah transaksi di Pasar Modal Bengkulu mencapai Rp263,04 miliar dengan 26.689 saham," ujar Marina Rasyada.
Ia menambahkan bahwa peningkatan jumlah investor pasar modal di Bengkulu disebabkan oleh sosialisasi yang dilakukan oleh BEI secara pasif, efektivitas literasi keuangan, dan kesadaran masyarakat, terutama usia muda, untuk melakukan manajemen keuangan.
Selain itu, kenaikan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga membuat investor semakin percaya untuk menempatkan modalnya ke instrumen investasi di pasar modal.
Berikut adalah rincian jumlah investor dan transaksi di beberapa daerah di Bengkulu:
- Kota Bengkulu: 24.154 orang dengan nilai transaksi Rp171,57 miliar.
- Kabupaten Rejang Lebong: 6.933 orang dengan nilai transaksi Rp36,30 miliar.
- Kabupaten Bengkulu Utara: 6.041 orang dengan nilai transaksi Rp16,08 miliar.
- Kabupaten Mukomuko: 3.815 orang dengan nilai transaksi Rp12,68 miliar.
- Kabupaten Bengkulu Tengah: 2.174 orang dengan nilai transaksi Rp14,22 miliar.
- Kabupaten Bengkulu Selatan: 4.507 orang dengan nilai transaksi Rp7,17 miliar.
- Kabupaten Kepahiang: 3.629 orang dengan nilai transaksi Rp2,73 miliar.
- Kabupaten Seluma: 3.072 orang dengan nilai transaksi Rp1,21 miliar.
- Kabupaten Lebong: 2.200 orang dengan nilai transaksi Rp433,70 miliar.
- Kabupaten Kaur: 2.363 orang dengan nilai transaksi Rp619,78 juta.
Pewarta : Kelvin Aldo.
Editor : Yusuf