Skip to main content

Yayasan PUPA Menyuarakan Peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan

Konferensi pers Memperingati 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan di Bengkulu.
Konferensi pers Memperingati 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan di Bengkulu.

Penarafflesia.com - Yayasan Pusat Pendidikan Perempuan dan Anak (PUPA) mengambil peran utama dalam menginisiasi peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan. Langkah ini bertujuan untuk mengawal implementasi Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) dengan memberikan perhatian khusus kepada korban dan mendukung pendampingan mereka.

Konsep peringatan ini diumumkan melalui konferensi pers yang digelar di salah satu kafe di Kota Bengkulu pada Kamis (7/12/23).

Direktur PUPA, Susi Handayani, menyampaikan bahwa selama tahun 2023, yayasan ini telah mendampingi 26 kasus, di mana 84 persennya terkait dengan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Dalam penanganannya, beberapa kasus yang terjadi masuk ke ranah hukum, dan sebagian kecil selesai dalam mediasi damai.

PUPA memberikan rekomendasi kepada lembaga terkait untuk memperkuat Unit Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) dalam mendampingi kasus kekerasan terhadap perempuan.

Yayasan ini juga mendorong sinergi antara UPTD PPA dan Lembaga Layanan Masyarakat untuk mengimplementasikan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di satuan pendidikan.

Dalam konteks pencegahan dan penanganan kekerasan, PUPA menekankan pentingnya pemahaman terhadap UU TPKS (Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual) dan implementasinya dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan.

Pewarta : Yusuf

Editor : Fatmala 

Tags
  • rica store

Berita Terkini