Berita Terkini
Bengkulu Utara, Penarafflesia.com - Bupati Bengkulu Utara Ir. H. Mian didampingi Ketua TP PKK BU Hj. Eko Kurnia Ningsih, serta Kepala Dinas terkait, menghadiri acara Launching penyerahan bibit sawit subsidi secara simbolis, di Wisata Bukit Makmur Kecamatan Pinang Raya. Jumat (11/8/2023).
Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolsek, Danramil, Camat, forum kepala desa kecamatan Pinang Raya, 6 kelompok tani penerima bantuan atau penerima manfaat kelompok pekebun dan kelompok pertanian tanaman pangan sekaligus multikultural dan rumah pangan Lestari.
Bupati BU turut didampingi Kepala Dinas Perkebunan , Kepala Dinas Perizinan, Kepala Dinas Perikanan, Kepala dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas tanaman pangan, Kepala Dinas Sosial, dan Kepala BKKBN.
Sebanyak 22.400 bibit sawit subsidi diserahkan kepada kelompok tani penerima manfaat dan untuk 15.000 bibit sawit diberikan secara gratis dengan sasaran masyarakat petani kurang mampu, dibuktikan surat keterangan dari kepala desa setempat.
Pelaksanaan kegiatan pembibitan dasar hukum melalui inpres nomor 6 tahun 2019, Rencana aksi nasional perkebunan kelapa sawit. Kemudian, Peraturan menteri pertanian nomor 3 tahun 2022, Peraturan Bupati Bengkulu Utara nomor 25 tahun 2019.
Penyerahan bibit sawit subsidi pada program ini untuk membangun sektor perekonomian pembangunan, meningkatkan produktivitas sektor perkebunan serta membantu masyarakat maupun untuk mendapatkan bibit yang berkualitas yang bersertifikat.
Kesempatan tersebut, Bupati BU menyampaikan pesan pak presiden, pesan pak Menteri Dalam Negeri dan Badan Meteorologi dan Geofisika bahwa yang tidak kita minta, tetapi estimasi atau perkiraan dalam 2 bulan ke depan kita akan mengalami kemarau yang namanya el nino.
Nah, kewaspadaan harus kita jaga, terutama karena ini kita adalah komunitas atau kelompok. Panen petani tentunya harus mengatur ritmenya.
"Jadi meskipun nanti diserahkan bibit, kalau memang curah hujannya enggak cukup. Jangan ditanam dulu kalau memang posisinya pas curahnya, boleh ditanam, karena ini kan perhitungan global se Indonesia. Mudah mudahan Kabupaten Bengkulu, Provinsi Bengkulu tidak terlalu ekstrim, masih bisa menanam,"terangnya.
Bupati BU mengutarakan, tulang punggung ekonomi masyarakat Kabupaten Bengkulu utara. Hampir 76% masyarakatnya hidup di sektor perkebunan kelapa sawit dan karet, terutama kelapa sawit.
"Artinya, perhatian pemerintah memberikan nilai tekan yang maksimal untuk posisinya. Bagaimana agar, petani pekebun ini desa mendapatkan hasil yang maksimal,"ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan BU mengatakan, perlu kami informasikan, berkat kerja keras bapak Bupati BU di tahun ini kita juga akan memberangkatkan mahasiswa beasiswa perguruan tinggi khusus untuk perkebunan kelapa sawit 15 orang, yang nantinya akan diberangkatkan oleh pak bupati, di tahun ajaran 2023/2024.
Melalui intruksi Bupati BU juga, kita telah mengusulkan pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM di bidang perkebunan kelapa sawit ke pusat untuk melakukan pelatihan SDM di bidang persawitan.
"Kita mendapatkan 210 kuota yang diberikan kepada Pemeritah Bengkulu Utara untuk mengikuti Pelatihan tersebut,"ungkapnya.