Berita Terkini
Penarafflesia.com - Proses evaluasi dalam Lomba Desa Wisata Tahun 2024 semakin intensif dilakukan. Tim juri telah memulai langkah visitasi langsung ke desa-desa yang masuk dalam 10 besar.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Murlin Hanizar, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengunjungi tiga desa, yaitu Desa Rama Agung di Kecamatan Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara, Desa Kemumu di Kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara, dan Desa Rindu Hati di Kecamatan Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah.
"Dalam visitasi ini, kami berusaha melihat secara langsung perkembangan dan pengelolaan potensi desa di masing-masing lokasi. Ini penting sebagai acuan dalam pengembangan potensi wisata desa di Provinsi Bengkulu," ungkap Murlin.

Kedatangan langsung Kepala Dinas tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kondisi serta potensi yang dimiliki oleh desa wisata tersebut. Hal ini menjadi kunci dalam mengarahkan pengembangan pariwisata desa secara lebih efektif.
Desven Amril, Kabid Pengembangan Destinasi Disparprov Bengkulu, menjelaskan bahwa dalam visitasi ini, juri akan menilai beberapa aspek kunci, termasuk pemanfaatan ekonomi bagi masyarakat lokal, keberlanjutan pengelolaan desa wisata, pelestarian budaya lokal, dan perlindungan lingkungan.
"Dengan memperhatikan aspek-aspek ini, kami berharap dapat menemukan desa wisata yang memiliki potensi besar dan mampu menjadi contoh bagi desa-desa lainnya dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Provinsi Bengkulu," ujarnya.
Proses visitasi yang dilakukan oleh tim juri ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa penilaian Lomba Desa Wisata 2024 dilakukan secara transparan dan komprehensif, dengan tujuan akhir memajukan pariwisata desa di Bengkulu menuju tingkat yang lebih baik. (Adv)