Skip to main content

Senator Destita Serap Aspirasi Pelaku UMKM Pasar TPI Bengkulu

Senator Destita Serap Aspirasi Pelaku UMKM Pasar TPI Bengkulu.
Senator Destita Serap Aspirasi Pelaku UMKM Pasar TPI Bengkulu.

 

Bengkulu — Anggota DPD RI Dapil Provinsi Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., melanjutkan rangkaian kegiatan reses masa sidang I Tahun Sidang 2025–2026 dengan mengunjungi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pasar TPI Lokal Bengkulu, Minggu sore (5/10) pukul 17.30 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, Senator Destita berdialog langsung dengan para pelaku usaha kecil yang beraktivitas di kawasan pasar. Pertemuan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi dalam menjalankan usaha, terutama terkait perlindungan konsumen dan tantangan persaingan pasar.

Para pelaku UMKM mengungkapkan masih minimnya pemahaman terhadap Undang-Undang Perlindungan Konsumen, serta keterbatasan modal yang membuat mereka sulit memenuhi standar mutu, label, dan izin edar produk. Selain itu, mereka juga mengeluhkan persaingan tidak sehat dengan produk impor dan penjualan daring (online) yang sering kali menekan harga produk lokal.

“Kami berharap bukan hanya pengawasan dan sanksi, tetapi juga pembinaan dan pendampingan agar kami bisa bertahan dan berkembang,” ujar salah satu pelaku usaha.

Menanggapi hal tersebut, Senator Destita menyampaikan pentingnya keseimbangan antara perlindungan konsumen dan keberlangsungan usaha kecil.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Kita tidak bisa hanya menuntut mereka taat aturan tanpa memberikan dukungan. Edukasi, pelatihan, dan pendampingan harus berjalan beriringan,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Destita merekomendasikan sejumlah langkah konkret, antara lain: sosialisasi rutin UU Perlindungan Konsumen, pendampingan teknis pemenuhan standar mutu dan label produk, serta penguatan pembinaan terpadu dari dinas terkait seperti Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi, dan UKM. Ia juga mendorong pemerintah untuk mengatur persaingan usaha yang lebih adil, termasuk terhadap produk impor dan penjualan online.

Selain itu, ia menilai perlunya kebijakan afirmatif bagi pelaku usaha lokal melalui fasilitasi sertifikasi halal, izin edar, dan promosi digital, agar produk UMKM Bengkulu semakin kompetitif dan berdaya saing.

Kegiatan reses diakhiri dengan foto bersama dan makan bersama dengan para pelaku UMKM di Pasar TPI. Destita menyampaikan apresiasi atas keaktifan masyarakat yang terus berjuang menggerakkan ekonomi daerah.

"Aspirasi ini akan kami bawa ke tingkat pusat untuk diperjuangkan agar kebijakan nasional lebih berpihak pada pelaku UMKM di daerah,” pungkasnya.

  • rica store

Berita Terkini