Skip to main content

Pemprov Bengkulu Ajak Perkuat Kolaborasi Tekan Inflasi Daerah

Plt Gubernur Rosjonsyah saat menerima perwakilan BI Bengkulu di ruang kerjanya, Rabu (4/12/2024). (Angga~PenaRafflesia.Com)
Plt Gubernur Rosjonsyah saat menerima perwakilan BI Bengkulu di ruang kerjanya, Rabu (4/12/2024). (Angga~PenaRafflesia.Com)

Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu mengajak stakeholder tekait untuk mengendalikan angka inflasi daerah, sehingga dapat terus diturunkan.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjalin kolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bengkulu, untuk memastikan stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Dr. E. H. Rosjonsyah menyatakan optimismenya jika angka inflasi di Bengkulu pada tahun ini dapat lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. 

"Tren deflasi dalam beberapa bulan terakhir menjadi indikasi positif. Makanya kita optimis inflasi Provinsi Bengkulu tahun ini sesuai target inflasi nasional, yaitu 2,5 persen plus minus 1 persen," ujarnya, Rabu (4/12/2024).

Inflasi
Plt Gubernur Rosjonsyah saat mendengarkan pemaparan perwakilan BI erkait angka inflasi di Provinsi Bengkulu, Rabu (4/12/2024). (Angga~PenaRafflesia.Com)

Rosjonsyah mengapresiasi berbagai pihak, yang telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga. Selain itu, upaya bersama untuk mendorong investasi di Bengkulu dinilai efektif dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

"Kita juga optimis pertumbuhan ekonomi Bengkulu pada tahun 2025 dapat melebihi capaian tahun ini, yang diperkirakan berada di atas 4,7 persen," katanya.

Namun, Ia mengingatkan, tantangan ekonomi global masih menjadi ancaman serius. Karena ketidakpastian global akibat konflik antarnegara dan dinamika ekonomi dunia, ditambah tantangan dari perubahan iklim.

"Beberapa faktor tersebut bisa saja dapat memengaruhi laju pertumbuhan ekonomi daerah kita," imbuh Rosjonsyah.

Sementara Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Dhita Aditya Nugraha menyampaikan, keberhasilan Pemprov Bengkulu bersama BI dan pihak terkait lainnya dalam menekan harga komoditas, menunjukkan hasil yang signifikan. 

"Kami optimis bahwa pada akhir tahun ini, inflasi Bengkulu dapat mencapai target nasional," tambahnya.

Lebih lanjut, Dhita menyebutkan, kolaborasi yang baik ini harus terus ditingkatkan, terutama untuk menghadapi tantangan yang ada di tahun mendatang.

"Kami pastikan berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Langkah ini diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas harga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," tutupnya. (adv)


Penulis: Angga || Editor: Fatmala

  • rica store

Berita Terkini