Berita Terkini
Penarafflesia.com - Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk memastikan kelancaran masuknya bahan material dan logistik pada Proyek Strategis Nasional (PSN) di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara.
Asisten III Setda Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi, dalam keterangannya menekankan pentingnya kelancaran mobilisasi bahan material untuk menjamin proyek di Pulau Enggano berjalan sesuai target.
"Percepatan pembangunan di Pulau Enggano sudah dimulai sejak tahun 2023 dan akan berakhir pada tahun 2024. Kita perlu memastikan tidak ada hambatan agar proyek berjalan sesuai rencana," ujar Nandar Munadi, Minggu (21/1/24).
Meskipun sejauh ini belum ada hambatan signifikan dalam Proyek Strategis Nasional di Pulau Enggano, Nandar mengakui bahwa kondisi geografis pulau tersebut, terletak di Samudera Hindia dan tidak dapat diakses melalui jalur darat, menimbulkan tantangan tersendiri.
Oleh karena itu, fokus utama rapat adalah memastikan kelancaran mobilisasi bahan material ke Pulau Enggano untuk mendukung kelangsungan proyek pemerintah pusat.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Pulau Enggano telah dimulai sejak November 2023 dan direncanakan akan selesai pada September 2024.
Proyek melibatkan pekerjaan seperti pembangunan jalan lintas sepanjang 32,9 kilometer, pengaman pantai, dan jalan lingkungan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional.
Tejo menegaskan bahwa kelancaran mobilisasi logistik dan material pendukung proyek di Pulau Enggano memerlukan sarana dan prasarana yang memadai.
"Dengan Pulau Enggano berada di jalur Samudera Hindia, kesiapan pelabuhan dan kapal penyeberangan menjadi kunci utama untuk memastikan mobilisasi ini berjalan tanpa kendala," ungkap Tejo.
Pewarta : Fatmala
Editor : Yusuf