Skip to main content

Kepala BPKAD Mendukung Penuh Pihak Dinas PUPR Melanjutkan Pembangunan Jalan Hibrida

Kepala BPKAD Kota Bengkulu Yudi Susanda dan Gambar Proyek Pembangunan Jalan Hibrida Foto/Dok Redaksi
Kepala BPKAD Kota Bengkulu Yudi Susanda dan Gambar Proyek Pembangunan Jalan Hibrida Foto/Dok Redaksi

Kota Bengkulu, Penarafflesia.com - Pembangunan jalan hibrida kini masuk tahapan AC-BC yakni pemerataan permukaan jalan menggunakan aspal awal. Proses ini merupakan tahapan sebelum dilakukan pengaspalan mulus.

Jalan sepanjang 1.4 kilometer ini berangsur diperbaiki. Jalan yang sebelumnya milik pemerintah Provinsi Bengkulu yang telah lama tak pernah diperbaiki dan telah banyak memakan korban kecelakaan akibat jalan yang rusak dan berlobang, dalam waktu dekat akan segera mulus.

Menanggapi Hal Itu, sebagai pengelola Keuangan, Kepala BPKAD Kota Bengkulu Yudi Susanda Mendukung Penuh Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu untuk Melanjutkan percepatan pembangunan jalan Hibrida.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu akan melanjutkan perbaikan jalan Hibrida pasca cuti lebaran.

Hal ini disampaikan langsung Kepala DPUPR diwakili Kabid Bina Marga Denny Saputra saat diwawancara, Minggu (30/4). Ia membenarkan pekerjaan memang terhenti karena cuti bersama saat lebaran dan dalam waktu dekat akan kembali dilanjutkan.

“Ya secepatnya perbaikan jalan Hibrida akan kita lanjutkan. Mungkin Minggu depan sudah maksimal pekerjaannya seperti biasa,” ungkap Denny.

Denny mengungkapkan, kualitas jalan Hibrida nantinya akan ditingkatkan dengan dibuat mulus dan dibuatkan drainase.

“Jalan hibrida telah mulai diperbaiki, perkiraan selesai tuntas 100% memakan 90 hari pengerjaan, dimulai sejak Maret kemarin. Jadi kita mengimbau warga yang berlalu lalang menggunakan kendaraan untuk berhati-hati karena banyak pekerjaan dan kendaraan proyek, saya minta warga bersabar,” tuturnya.

Sementara itu, saat ditanya terkait banyaknya material saat proses perbaikan jalan dan dikhawatirkan hilang, Denny menjelaskan bahwasannya ada pihak kontraktor yang melakukan penjagaan.

“Sebenarnya penjagaannya itu ada dari pihak kontraktornya langsung. Mungkin ada jaga malam, mungkin juga mereka mensiasati kalau ada alat berat yang parkir atau mereka taruh di pinggir jalan itukan sudah ada keamanannya,” jelasnya. (Adv).

  • rica store

Berita Terkini