Berita Terkini
Penarafflesia.com - Direktur Kelembagaan Ditjendikti, Dr. Lukman, ST, M.Hum, pada sosialisasi sosialisasi kebijakan program Direktorat Kelembagaan Ditjen Dikteristek Kemendikbudristek RI menyampaikan dihadapkan Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Provinsi Bengkulu untuk mempersiapkan lulusan yang unggul, sehingga bisa bersaing dan diterima di dunia kerja. Kegiatan Sosialisasi tersebut diselenggarakan pada Senin (9/10/23) di Aula Fakultas Kesehatan Universitas Dehasen Bengkulu.
"Karena setiap tahun ada 2 juta mahasiswa yang tamat dari perguruan tinggi mencari pekerjaan, dan kita sangat berharap mahasiswa dari PTS Bengkulu bisa di terima di dunia kerja, usah dan industri," sampai Lukman.
Kemudian dia menyampaikan, PTS di Bengkulu bisa mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang dibanggakan, bisa berkompetensi ditengah persaingan antar 9,5 juta mahasiswa di Indonesia.
"Lulusan universitas swasta juga perlu berkembang dan bersaing di dunia kerja. Kampus-kampus harus berpikir lebih progresif dan move on terhadap hal-hal di masa lampau sehingga perlu meningkatkan kemampuan yang berorientasi pada kebutuhan pangsa pasar pekerjaan di masa mendatang,” ujar Lukman.
Sementara itu anggota Komisi X DPR RI Dewi Coryati, menyatakan kemitraan yang terjalin antara Komisi X DPR RI dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi khususnya Ditjen Dikti Ristek mendukung penuh program yang dipaparkan karena berdampak positif pada perkembangan kemampuan mahasiswa dan lebih berpotensi terserap di dunia kerja.
“Kami sepenuhnya mendukung aksesibilitas yang dilakukan oleh Ditjen Dikti Ristek pada kampus swasta sehingga terjadi pemerataan pendidikan tinggi,” Dewi Coryati.
Kata Dwi Coryati, tolak ukur keberhasilan dari Perguruan tinggi yakni mempu melahirkan lulusan yang mampu bersaing untuk mendapatkan pekerjaan yang kayak bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas khususnya di Provinsi Bengkulu.
“Tolak ukur keberhasilan penyelenggara institusi pendidikan itu bisa meningkatkan kualitas lulusannya," Katanya.
Sementara itu Sementara itu, Ketua Yayasan Dehasen, Bando Amin mengatakan, program kampus merdeka ini sangat memiliki kesinambungan dengan program yang ada di Universitas Dehasen.
"Program Universitas Dehasen ada namanya VALUPI (Vanila, Alpukat, Umbi, Pinang), jadi kalau mau kaya dan masuk surga berjamaah ikut program VALUPI. Program bukan hanya untuk mahasiswa tapi masyarakat juga kita bina," Singkatnya.
Selain itu, peserta sosialisasi yang hadir seluruh pimpinan PTS di Provinsi Bengkulu mulai dari Universitas Dehasen, Universitas Muhammadyah, Universitas Unihaz, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Septa Bakti, Sekolah Tinggi Kesehatan Al Fatah, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Husada, Sekolah Tinggi Ilmu Tri Mandiri Sakti, STIA, Universitas Pat Patulai dan Universitas Ratu Samban.