Berita Terkini
Kota Bengkulu - Anggota DPRD Kota Bengkulu Solihin Een Adnan dari partai Gerindra melakukan reses tahun 2021 derah pemilihan 4, Sabtu (11/12).
Mengingat sistem Ketahanan Pangan dan Gizi (SKPG) serta Posyandu masih dianggap relevan untuk dilaksanakan karena kasus rawan pangan memicu gizi buruk yang masih saja terjadi dibeberapa daerah.
Penjelasan Solihin bahwa teknis dan peran posyandu masih sangat diperlukan untuk menjadi wahana penting dalam mencapai Masyarakat Kota Bengkulu yang Bahagia dan Relijius sesuai Visi Kota Bengkulu. Apalagi peran Posyandu ditengah masyarakat sangat besar, sehingga keberadaan Posyandu saat ini masih sangat relevan.
"Kita berharap masyarakat Kota Bengkulu tidak hanya bahagia dan relijius namun juga sehat. Kita berharap kedepan Pemerintah Kota bisa memberikan perhatian lebih terhadap Posyandu, dengan memperkuat Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan dasar kesehatan," ujarnya.
Selain itu, Solihin juga meminta Pemkot menuntaskan persoalan Stunting yang masih menjadi momok nasional. Solihin menegaskan Dewan secara kelembagaan berkomitmen untuk menuntaskan stunting di Kota Bengkulu.
"Ini juga harus dituntaskan karena akan berpengaruh terhadap angkatan kerja Indonesia. Apalagi tahun 2030 Indonesia akan mengalami bonus demografi," tutupnya. (*)