Berita Terkini
Penarafflesia.com - Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendidikan dan Pelatihan Kerja (PPA) Provinsi Bengkulu, Ainul Mardiati, menyatakan bahwa Pemerintah, di bawah kepemimpinan Gubernur Bengkulu, telah mendorong seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) untuk memberikan peluang pekerjaan kepada individu difabel sesuai dengan jenis disabilitas yang mereka miliki. Terdapat banyak ruang yang dapat diisi oleh mereka, termasuk dalam bidang desain grafis, fotografi, administrasi, dan lain sebagainya.
Menurut Ainul, peluang ini sangat terbuka bagi difabel, asalkan mereka mempersiapkan keterampilan yang diperlukan, seperti belajar bahasa, pemrograman, dan administrasi. Ainul menjelaskan bahwa meskipun sekolah luar biasa di Bengkulu belum sepenuhnya dapat memfasilitasi anak-anak difabel, termasuk tuna daksa, grahita, wicara, netra, tuna rungu, dan kebutuhan khusus lainnya, peluang pekerjaan tetap terbuka lebar.
Dalam konteks pendidikan di Bengkulu, Ainul berharap bahwa pemerintah akan segera menyediakan sekolah-sekolah khusus untuk difabel, mengingat masih ada keterbatasan dalam penyelenggaraan SLB dan minimnya tenaga pengajar yang tersedia. Dia berharap agar kelak terdapat sekolah-sekolah khusus yang dapat mengakomodasi kebutuhan difabel dengan lebih baik.
Terkait dengan ruang konsultasi bagi difabel yang menghadapi masalah, UPTD PPA memberikan dukungan dan pendampingan khusus untuk perempuan dan anak-anak, dengan harapan bahwa masalah-masalah berat dapat diselesaikan dengan sebaik mungkin.
Pewarta : Fatmala
Editor : Oki