Skip to main content

Dewan : RSHD Perlu Disupport Untuk Penanganan Pasien Covid-19

/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Bengkulu - Komisi 1 DPRD Kota Bengkulu mengapresiasi kinerja RSHD Kota Bengkulu yang sigap dan melakukan langkah preventif dalam penanganan pasien covid-19. Ketua Komisi 1 Zulkarnain Teuku dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Direktur RSHD siang tadi (07/06) mengatakan Dewan berkewajiban untuk memastikan kesiapan RSHD dalam penanganan pasien covid-19, terlebih karena RSHD merupakan salah satu rumah sakit rujukan pasien covid-19.

"Kesiapan rumah sakit dengan ruang isolasi menjadi sangat penting dalam membantu kendali penanganan pasien covid-19. Saya kira penting untuk kita support terutama sarana dan prasarana ruang isolasi pasien covid-19," kata Teuku.

Sementara itu Direktur RSHD dr. Lista Cerlyviera mengaku pihaknya melakukan berbagai upaya sejak RSHD ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan pasien covid-19 termasuk menjadikan ruang VIP sebagai salah satu ruang isolasi.

"Kita sudah siapkan 30 bed (tempat tidur) dalam 30 ruangan untuk ruang isolasi pasien covid-19. Ruang di lantai 3 dan 4 kita alihkan untuk ruang isolasi. Kami juga menyiapkan sarana prasarana penunjang lainnya. Kami juga mohon dukungan Dewan terutama Komisi 1 untuk hal non teknis misalnya insentif tenaga kesehatan yang belum dibayarkan," ungkap Lista.

Berdasarkan data RSHD, sampai dengan Idul Fitri lalu tingkat hunian RSHD khusus untuk pasien covid-19 meningkat hingga 86,3 persen, namun angka kematian semakin turun dengan angka kesembuhan di atas 90 persen. RSHD pun memadukan terapi pengobatan farmakologis dan terapi supporting non-farmakologis bagi pasien covid-19 yang dirawat di RSHD. (ter/agn/nel)

Komisi 1 DPRD Kota Bengkulu mengapresiasi kinerja RSHD Kota Bengkulu yang sigap dan melakukan langkah preventif dalam penanganan pasien covid-19.Ketua Komisi 1 Zulkarnain Teuku dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Direktur RSHD siang tadi (07/06) mengatakan Dewan berkewajiban untuk memastikan kesiapan RSHD dalam penanganan pasien covid-19, terlebih karena RSHD merupakan salah satu rumah sakit rujukan pasien covid-19.

"Kesiapan rumah sakit dengan ruang isolasi menjadi sangat penting dalam membantu kendali penanganan pasien covid-19. Saya kira penting untuk kita support terutama sarana dan prasarana ruang isolasi pasien covid-19," kata Teuku.

Image removed.

Sementara itu Direktur RSHD dr. Lista Cerlyviera mengaku pihaknya melakukan berbagai upaya sejak RSHD ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan pasien covid-19 termasuk menjadikan ruang VIP sebagai salah satu ruang isolasi.

"Kita sudah siapkan 30 bed (tempat tidur) dalam 30 ruangan untuk ruang isolasi pasien covid-19. Ruang di lantai 3 dan 4 kita alihkan untuk ruang isolasi. Kami juga menyiapkan sarana prasarana penunjang lainnya. Kami juga mohon dukungan Dewan terutama Komisi 1 untuk hal non teknis misalnya insentif tenaga kesehatan yang belum dibayarkan," ungkap Lista.

Berdasarkan data RSHD, sampai dengan Idul Fitri lalu tingkat hunian RSHD khusus untuk pasien covid-19 meningkat hingga 86,3 persen, namun angka kematian semakin turun dengan angka kesembuhan di atas 90 persen. RSHD pun memadukan terapi pengobatan farmakologis dan terapi supporting non-farmakologis bagi pasien covid-19 yang dirawat di RSHD. (Adv)

  • rica store

Berita Terkini