Skip to main content

Ciptakan Generasi Peduli Lingkungan, Dinas LHK Bengkulu Gencar Sosialisasi Gerakan PBLHS

Sosialisasi gerakan PBLHS yang dilakukan Dinas LHK Provinsi Bengkulu dengan mendatangi sekolah Program Adiwiyata. (Swandi~PenaRafflesia.Com)
Sosialisasi gerakan PBLHS yang dilakukan Dinas LHK Provinsi Bengkulu dengan mendatangi sekolah Program Adiwiyata. (Swandi~PenaRafflesia.Com)

Bengkulu - Dalam rangka menciptakan generasi penerus yang peduli lingkungan, sosialisasi gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) terus digencakan.

Sosialisasi ini sebagai bagian dari komitmen Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinis Bengkulu, dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini. 

"Upaya kita ini fokus pada penerapan program Adiwiyata, dengan melibatkan sekolah-sekolah untuk berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan," ungkap Kepala Dinas LHK Provinsi Bengkulu, Safnizar, S.Hut, MP melalui Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas, Rico Yulyana, SP, M.Si.

Rico menilai, gerakan ini merupakan langkah strategis untuk membentuk karakter siswa yang merupakan generasi penerus bangsa, agar lebih peduli terhadap lingkungan. 

"Dalam implementasinya, gerakan ini tidak hanya mengajarkan siswa untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan ke dalam kegiatan belajar mengajar," ujarnya, Jum'at (29/11/2024).

PBLHS
Dinas LHK Provinsi Bengkulu yang gencar sosialisasikan gerakan PBLHS ke sekolah-sekolah. (Swandi~PenaRafflesia.Com)

Dibagian lain, Rico menyampaikan, upaya ini merupakan amanah Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.52 Tahun 2019 tentang Gerakan PBLHS. 

"Peraturan ini landasan bagi sekolah untuk menerapkan prinsip-prinsip ramah lingkungan. Meliputi pengelolaan sampah, hemat energi, serta penggunaan bahan yang ramah lingkungan dalam aktivitas sehari-hari," paparnya.

Rico menambahkan, salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam sosialisasi ini adalah aplikasi SIDIA (Sistem Informasi Data dan Aplikasi Adiwiyata).

"Aplikasi ini merupakan sebuah platform digital yang digunakan untuk memantau dan menilai kinerja sekolah, terutama dalam menerapkan program Adiwiyata. Aplikasi ini juga dirancang untuk mendorong partisipasi sekolah secara aktif," tambahnya.

Gerakan PBLHS diharapkan dapat menjadi katalisator dalam menanamkan budaya peduli lingkungan di kalangan siswa. Dengan melibatkan guru, siswa dan masyarakat sekolah.

"Kita pun berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada sekolah dalam melaksanakan Program Adiwiyata. Melalui kolaborasi, gerakan ini diharapkan dapat menciptakan pelopor dalam pelestarian lingkungan," pungkas Rico. (adv)


Penulis: Swandi || Editor: Fatmala

  • rica store

Berita Terkini