Berita Terkini
BENGKULU – Beredar sebuah video siswa yang minta bantuan Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Walikota Dedy Wahyudi lantaran ijazahnya sudah menahun tertahan di sekolah, langsung ditanggapi Walikota Bengkulu Helmi Hasan.
Dimana, di dalam video itu, salah satu siswi SMKN 6 di Kota Bengkulu bernama Melya Anggraini mengaku ijazahnya ditahan oleh pihak sekolah lantaran menunggak SPP sebesar Rp3,1 juta. Hal itu membuat Melya kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan.
Helmi Hasan langsung menindaklanjuti laporan itu dan akan membantu siswi yang tamat sejak 2018 tersebut.
"InsyaAllah akan ditindaklanjuti," tegas Helmi Hasan, Jumat (20/8).
Kemudian, anggota DPRD Kota Bengkulu, Dediyanto, Jumat (20/8/2021) malam, langsung temui Melya Anggraini siswi SMKN 6 Kota Bengkulu.
Dediyanto langsung menyampaikan pesan Walikota Helmi Hasan dan Wawali Dedy Wahyudi, ijazah mereka akan diurus dan dibantu untuk bisa diambil dari sekolah.
Ternyata tidak hanya Melya Anggraini, ada tiga temannya yang lain mengalami nasib yang sama. Mereka Evelia, Fedri dan Eka Meilani. Masing-masing juga menunggak bayar sekolah, dengan besaran yang berbeda.
Tak hanya empat remaja tersebut, ternyata masih banyak siswa yang ijazahnya masih tertahan di sekolah karena masalah menunggak SPP, atau masalah lainnya. Dediyanto menegaskan, ia bersama Walikota dan Wakil Walikota akan coba membantu.
“Kita kota berkomitmen akan membantu warga yang membutuhkan, untuk menghadirkan kebahagiaan. Namun demikian, kita mengajak Pemerintah Provinsi Bengkulu ayo sama-sama kita cari solusi agar mereka yang butuh bantuan ini, bisa kita bantu bersama. Sehingga tidak ada lagi siswa kita yang bernasib sama seperti yang dialami Melya dan kawan-kawan kedepannya,” tukas Dediyanto. (*)