Skip to main content

Diskusi “Chip In” Kominfo di Rejang Lebong, Bahas Etika Bebas Berpendapat di Dunia Digital

REJANG LEBONG – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI bekerja sama dengan sejumlah komunitas masyarakat Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, akan menggelar diskusi literasi digital di Lapangan Dwi Tunggal, Rejang Lebong, Minggu (19/5) pagi, mulai pukul 08.00 WIB.

Diskusi luring (offline) yang ”chip in” pada acara jalan sehat dalam rangka peringatan hari jadi kota Curup, ibu kota Kabupaten Rejang Lebong ke-144 itu, rencananya akan menghadirkan tiga narasumber. Mereka adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong Noprianto, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Rejang Lebong Mei Susanti Harahap, Akademisi Universitas Bengkulu Lisa Andhrianti, dan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rejang Lebong Nunung Tri Mulyanti selaku moderator.

”Diskusi offline lintas komunitas ini dapat diikuti gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/pendaftarankomunitasbengkulu0519

Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan hadiah e-wallet sebesar Rp 1.000.000,- untuk 10 peserta yang mengajukan pertanyaan terbaik selama diskusi,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya kepada awak media, Sabtu (18/5).

Mengusung tema ”Etika Bebas Berpendapat di Dunia Digital”, diskusi untuk kelompok masyarakat itu rencananya akan diikuti beberapa komunitas pemuda di wilayah Bengkulu. Di antaranya, komunitas Tongkrongan Lama Curup, Paguyuban Kesenian Kuda Kepang Rejang Lebong, Kontak Tani Nelayan Andalan, Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesa Swadaya, dan Paguyuban Masyarakat Jawa Bengkulu.

Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, dalam kehidupan modern saat ini, media sosial hampir menjadi suatu bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan masyarakat. Selain sebagai sarana untuk menjalin komunikasi sesama masyarakat, media digital juga bermanfaat untuk mencari informasi dengan cepat, bahkan sebagai media ekspresi dan aktualisasi diri.


”Meski begitu, kebebasan dalam mengekspresikan diri, berkomentar maupun menuangkan kritik, serta menyebarluaskan informasi elektronik tetap diwajibkan untuk tidak melanggar peraturan dan kaidah norma, agar tidak merugikan orang lain termasuk diri kita pribadi,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.

Untuk diketahui, diskusi luring seperti digelar di Kabupaten Rejang Lebong ini berada di bawah naungan program besar: Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD). GNLD diselenggarakan sebagai salah satu upaya Kemenkominfo untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital. 

Sampai dengan akhir 2023, tercatat sebanyak 24,6 juta orang telah mengikuti program peningkatan literasi digital yang dimulai sejak 2017. ”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia hingga akhir 2024,” tambah Kemenkominfo.

Tahun ini, program #literasidigitalkominfo mulai bergulir pada Februari 2024. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring seperti akademisi, perusahaan teknologi, serta organisasi masyarakat sipil, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta. 

”Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, kreatif, produktif, dan aman,” tulis Kemenkominfo.

Kecakapan digital menjadi penting, karena – menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) – pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.

Survei APJII juga menyebut, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 menyentuh angka 79,5 persen. Ada peningkatan 1,4 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya. Tercatat, pada 2018, penetrasi internet Indonesia berada di angka 64,8 persen. ”Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01 persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023,” urai Kemenkominfo.

Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo. (*)

  • KENZO CELL

Berita Terkini