Berita Terkini
Penarafflesia.com - Dalam persiapan menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) yang semakin dekat, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Fitri, menegaskan urgensi upaya pencegahan penyebaran informasi palsu atau hoax. Fitri, dalam pertemuan dengan media pada Senin (21/11/2023), menggarisbawahi bahwa penyebaran hoax memiliki potensi merusak proses demokrasi yang sehat.
"Dalam konteks Pemilu, penyebaran hoax dapat menjadi ancaman serius. Hal ini dapat memicu konflik, mempengaruhi persepsi masyarakat, dan bahkan mengganggu stabilitas negara," tegas Fitri.

Fitri juga mengungkapkan bahwa kegiatan untuk meningkatkan literasi digital dan mengedukasi masyarakat tentang cara memeriksa kebenaran informasi yang mereka terima sangat penting.
"Kami akan terus mendorong program-program edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memeriksa kebenarannya," tambahnya.
Dalam rangka menjaga integritas Pemilu, Fitri menekankan bahwa kerja sama antara pemerintah, media, dan masyarakat sangat dibutuhkan. "Kita perlu bersama-sama menciptakan lingkungan informasi yang sehat dan dapat dipercaya," pungkasnya. (Adv)