Skip to main content

AMJ Tegaskan Visi Kolaborasi dan Jurnalisme Beretika di Era Digital

Deklarasi AMJ Bengkulu.
Deklarasi AMJ Bengkulu.

Bengkulu - Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ), menegaskan arah geraknya sebagai wadah kolaboratif yang menyatukan media siber, jurnalis profesional, serta pelaku media sosial dalam satu ekosistem informasi yang saling menguatkan. Ditengah arus digitalisasi yang bergerak cepat, AMJ ingin memastikan transformasi tidak menggerus nilai dasar jurnalisme.

Visi tersebut berangkat dari perubahan pola konsumsi informasi masyarakat. Media massa kini terintegrasi dengan platform digital, sementara media sosial tumbuh sebagai ruang distribusi sekaligus produksi informasi. Situasi ini menghadirkan tantangan baru dalam menjaga akurasi, etika, dan tanggung jawab publik.

Dalam tujuan organisasinya, AMJ menegaskan komitmen untuk mendeklarasikan dan mengukuhkan kepengurusan secara sah dan terbuka. Langkah ini menjadi fondasi untuk membangun organisasi yang akuntabel serta memiliki legitimasi yang jelas di mata publik dan pemangku kepentingan.

Ketua AMJ periode pertama, Wibowo Susilo SE, menyebut organisasi ini lahir dari kesadaran bersama bahwa dunia media dan jurnalisme digital sudah berubah dan tidak bisa lagi berjalan sendiri sendiri. 

“Hari ini informasi bergerak sangat cepat. Media, jurnalis, dan konten kreator ada di ruang yang sama. Kalau tidak saling merangkul, kita akan tertinggal atau bahkan kehilangan arah. AMJ ingin menjadi ruang temu, tempat kita saling menguatkan tanpa meninggalkan etika dan tanggung jawab,” tegas alumni STIESNU Bengkulu tersebut.

Menurut Wibowo, kolaborasi bukan berarti mengaburkan batas profesionalisme. Ia menegaskan bahwa jurnalisme tetap harus berpijak pada verifikasi, keberimbangan, dan kepatuhan pada hukum. 

“Kecepatan itu penting, tapi kepercayaan jauh lebih penting. Ditengah banjir konten dan algoritma yang serba instan, publik tetap membutuhkan informasi yang bisa dipertanggungjawabkan dan tidak menyesatkan,” katanya.

AMJ juga menempatkan pengenalan organisasi kepada masyarakat sebagai bagian dari misi strategisnya. Pengenalan ini dimaksudkan untuk membuka ruang komunikasi, sekaligus memperjelas posisi dan peran AMJ dalam lanskap pers dan media digital.

Disisi lain, organisasi ini mendorong terjalinnya sinergi antara insan pers, pemerintah, aparat penegak hukum, dan berbagai stakeholder lainnya. Sinergi tersebut dipandang penting agar hubungan antar elemen berjalan seimbang, tetap menjaga independensi, serta memperkuat fungsi kontrol sosial pers.

Komitmen terhadap jurnalisme profesional, independen, dan beretika menjadi salah satu concern utama AMJ. Prinsip ini ditegaskan sebagai pegangan bersama ditengah derasnya arus informasi dan potensi disinformasi diruang digital.

Melalui visi dan misi tersebut, AMJ ingin membangun ekosistem informasi yang akurat, adaptif, dan berdaya saing. Organisasi ini menempatkan kolaborasi sebagai kunci, dengan harapan mampu memberi kontribusi nyata bagi perkembangan jurnalisme digital, khususnya di Bengkulu dan dalam konteks yang lebih luas. 

  • rica store

Berita Terkini