Tak Mampu Bayar PDAM, Warga Lingkar Barat Ngadu ke Walikota

Kota Bengkulu – Warga Jalan Kapuas BTN, Bina Harapan, RT 003/001, Lingkar Barat atas nama Dina Mariany memberanikan diri untuk ngadu ke Walikota Bengkulu Helmi Hasan karena nunggak bayar PDAM selama 3 bulan, dan dirinya binggung hendak meminta bantuan kemana.

“Assalamualaikum pak, saya ada tunggakan PDAM 3 bulan. Saya nggak tahu harus bayar gimana. Saya takut (PDAM) dicabut, karena saya tidak punya sumur. Mohon solusinya pak,” tutur Dina saat mengirimkan pesan pada Walikota Helmi, Senin (23/8/2021).

Alasan dia menunggak ialah saat ini dirinya sedang menganggur. Ibu 2 anak ini mengaku sudah pisah dengan suaminya, sementara ayahnya sudah meninggal.

“Anak saya dua, satu lagi ponakan,” ucapnya

Menanggapi laporan ini, Helmi pun langsung meminta Dina untuk berkoordinasi dengan Baznas Kota Bengkulu. Alhasil, setelah melengkapi syarat-syarat administratif, Dina
langsung diberikan bantuan.

“Alhamdulillah sudah dibantu sebesar Rp 362 ribu untuk bayar PDAM,” tambahnya.

Sebelumnya, Walikota Helmi memang membuka diri kepada siapa saja yang membutuhkan bantuan. Dia mengatakan warga bisa langsung menyampaikan permohonan melalui akun instagram @Helmihasanofficial atau whatsapp
0811737646.

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Hidayah Kota Bengkulu Sjobirin Hasan menanggapi respon cepat Walikota Bengkulu Helmi Hasan.

“Memang Walikota kita ini tak ada duannya, segala permasalahan warga dapat dibantu dan diberikan solusi atau jalan keluarnya. Beruntung kita memiliki Walikota seperti ini,” ucap Sjobirin.

Sjobirin menjelaskan sebenarnya kalau sudah mengalami tunggakan hampir 4 bulan, kemungkinan akan dicabut PDAM.

“Lagi-lagi pak Walikota kita sang penyelamat, kalau hendak menggratiskan semua kita pun sedikit susah, karena semua biaya operasional dari sana. Tapi, kita sangat bersyukur punya Walikota seperti pak Helmi yang membantu warganya,” tambahnya. (Red)