Siswa Baru SMA N 3 Mukomuko Diduga Dibebani Anggaran Meja Kursi Per Siswa

Selamat Datang Peserta Didik Baru SMA N 3 Mukomuko
Selamat Datang Peserta Didik Baru SMA N 3 Mukomuko

Penarafflesia, Mukomuko – Besarnya anggaran bagi wali murid untuk memasukan anaknya ke sekolah negri yaitu sekolah SMA N 3 Mukomuko Provinsi Bengkulu.

Pasalnya, Sekolah SMA N 3 Mukomuko membebani wali murid dengan biaya pendidikan yang mahal.
Besarnya biaya pendidikan yang diterapkan Sekolah dipungut biaya Rp 1.895.000 rupiah per Siswa.
Demikian, SMA N 3 yang ada di wilayah Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu Di sekolah negeri ini, siswa dibebani biaya untuk meja kursi siswa, Papan tulis, meja kursi Guru, tong sampah, dan Lemari. 
Besarnya beban uang pendidikan yang kini dibebankan kepada wali murid membuat pertanyaan khusus bagi masyarakat mengenai sekolah gratis yang selama ini berjalan dengan baik.

Maka itu, wali murid mempertanyakan sekolah yang memungut biaya untuk masuk dan belajar di Sekolah SMA N 3 Mukomuko. Sehingga siswa kini dibebani biaya sekolah yang harus dikeluarkan.

Sementara itu, pemerintah pusat dan daerah telah mengucurkan dana melalui program sekolah gratis dengan mengeluarkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), bantuan operasional pendidikan (BOP), dan Program Sekolah Gratis (PSG).

Kalau memang ada pungutan harus dipertanyakan mengenai bantuan dari pemerintah pusat dan daerah yang telah dikucurkan setiap sekolahan baik dari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat.
Maka itu, wali murid menilai dengan mahalnya biaya sekolah yang dikeluarkan wali murid untuk biaya pembuatan meja dan kursi serta Lemari, dan tong sampah dibebankan ke wali murid.
Padahal fisik sekolah dan berbagai perlengkapannya sudah ditopang oleh pemerintah pusat dan daerah.
Rabu(13/7/2022).

Terpisah, saat awak media Penarafflesia ingin menemui kepala sekolah SMA N 3 Mukomuko tidak ada ditempat, Lalau awak Media dijumpai  Alif Subagio SH. Wakil kepala sekolah urusan  Humas membenarkan adanya biaya tersebut.  Terjadinya pungutan atau biaya sekolah yang dilakukan oleh pihak sekolah. Tentunya, adanya kebijakan tersebut, atas rapat komite,siswa, dan wali murid. Untuk biaya yang dianggarkan kepada wali murid itu bukan semua wali murid, karena untuk sekolah SMA N 3 Mukomuko telah memenuhi Kuota kelas tidak tertampung. Karena ruang kelas yang ada cuma 6 (enam) ruang, yang satu kelas di penuhi 34 siswa jadi dari Enam kelas menjadi 204 siswa, namun siswa baru yang masuk 235 siswa.

"Untuk sekolah kita hanya ada 6 kelas, penerimaan siswa baru mencapai 235 siswa, dalam satu kelas 34 siswa" katanya

Dilanjutnya, Jumlah siswa baru target 6 kelas, dalam satu kelas 34 siswa semua 204 yang terpenuhi dan meningkat  pada Tahun 2022 ini. Berkaitan dengan pembiayaan itu, kapasitas 204, pendaftar kita 235 semua kalau ditampung didalam 6 kelas tidak memiliki ruang. Namun pihak sekolah menerima siswa tersebut dan dilihat dari zonasi, serta menimbang mengadakan rapat komite, siswa, dan wali murid. Karena pihak siswa yang zonasi luar menyanggupi atas kesepakatan hasil rapat. 

Dalam hasil rapat dan persetujuan siswa dan wali murid menyanggupi atas beban anggaran yang ditentukan. Karena sekolah memberi ruang Galeri untuk tempat belajar siswa. Namun untuk pasilitas meja kursi siswa, meja kursi guru, lemari belum ada. Jadi anggaran yang dibebankan kepada wali murid untuk membeli fasilitas meja kursi siswa itu sendiri, seperti meja kursi guru, lemari, Papan tulis, dan tong sampah.

" Yang dibebankan untuk siswa yang dibebankan hanya siswa jalur zonasi, namun siswa yang masuk telah menyetujui hasil rapat tentang anggaran untuk membeli meubelair siswa itu sendiri.menyangkut ruang kelas kita kurang, untuk sementara siswa baru belajar diruang galeri.dalam permasalah ini kita dari sekolah minta bantu kepada pemerintah untuk penambahan gedung baru untuk siswa" tutup Alif (Dnex)

Berita Terkini