Berita Terkini
Penarafflesia, Mukomuko -- Pada Selasa 25/1 Puluhan Masyarakat mendatangi Kantor MAin Office PT Agro Bunga Tanjung Estate yang berada di Desa Brangan Mulya, berunjuk rasa terkait adu data HGU PT Agro Bunga Tanjung, dengan membawa tulisan yang tertulis AGRO MUKO mencaplok Lahan serta AGRO MUKO Merambah HPT.
Aksi yang dilakukan warga menemui pimpinan untuk kepastian lahan yang warga garap. Sementara aksi yang dilakukan warga berjalan damai dan kondusif. Namun manager tidak bisa ditemui dan tidak mau ditemui warga.
Irwan menyayangkan sikap arogan Perusahaan PT Agro Muko Bunga Tanjung Estate, yang tidak bisa ditemui. Warga akan terus menggarap lahan yang di klaem perusahaan, apa bila pihak perusahaan tidak mau menyelesaikan permasalahan lahan ini. Karena sudah berapa kali warga Minta adu data lahan manager PT Agro bunga Tanjung Estate selalu menghindar dan tidak berani menemui warga.
“Kejadian ini memancing gejolak pada masyarakat petani lainnya yang berbatasan. Isyu yang berkembang adalah diduga HGU PT Agro Bunga Tanjung estate mencaplok tanah kami Beberapa petani mengaku menguasai lahan tersebut sebelum ada nya PT Agro Muko. Kami minta pa bila warga menggarap lahan jangan asal tangkap, kalo berani kita adu adata Ungkap Irwan
Dari hasil penelusuran awak media, dalam penyisiran lahan, ada beberapa batang pohon jengkol yang sudah bertahun tahun yang ditanam warga. Lahan yang di klaem perusahaan PT Agro Bunga tanjung Estate ada Lima meter dari sepandan Sungai. Lokasi ini berada di daerah aliran sungai Bantal karena sudah termasuk Daerah DAS. Dalam permasalahan DPRD Pemkab, melalui Dinas terkait untuk mengkaji ulang HGU perusahaan. (Dnex)