Skip to main content

Kerjasama KUA-Puskesmas Percepat Penanganan Stunting

Memorandum of Understanding antara Kecamatan Ratu Samban bersama dengan Kantor Urusan Agama dan Puskesmas.
Memorandum of Understanding antara Kecamatan Ratu Samban bersama dengan Kantor Urusan Agama dan Puskesmas.

Penarafflesia.com - Pemerintah Kota Bengkulu, dalam upaya menurunkan angka stunting di wilayahnya, telah menjalin kerjasama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) dan pihak puskesmas. Kecamatan Ratu Samban, pada Selasa (5/12/23), berhasil menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk komitmen dalam mengatasi masalah stunting.

Penandatanganan MoU tersebut disaksikan oleh Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Lia Kamalia Haryati. Dalam implementasi MoU ini, setiap calon pengantin yang akan menikah melalui KUA diharuskan memiliki surat keterangan sehat dari puskesmas.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi pencegahan stunting, dengan fokus pada calon pengantin, terutama calon pengantin perempuan. Lingkar lengan atas (LILA) calon mempelai wanita harus memenuhi standar untuk menikah, dan kebutuhan gizi mereka harus terpenuhi.

“Angka stunting di Kota Bengkulu saat ini mencapai 12 persen, dan kita berharap dapat menguranginya hingga nol. Upaya penurunan angka stunting perlu dimulai dari pencegahan, bukan hanya pada ibu hamil, melainkan juga pada calon pengantin. Calon mempelai wanita harus bebas dari segala penyakit, dan kebutuhan gizinya harus tercukupi,” ungkap Lia Kamalia Haryati.

Selain itu, pada kesempatan tersebut, Lia Kamalia Haryati, mewakili Pj Walikota Arif Gunadi, menyerahkan biaya operasional (BOp) kepada ketua RT, ketua RW, ketua LPM, ketua adat, dan linmas. Tindakan ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kesehatan serta kesejahteraan penduduk Kota Bengkulu.

  • KENZO CELL

Berita Terkini

Berita Rekomendasi