Kadis Dikbud Eri Yulian Lantik 99 Kepala SMAN, SMKN & SLBN

Bengkulu – Program Strategis Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Rosjonsyah bidang pendidikan, hingga saat ini terus dioptimalkan, baik dari sisi SDM maupun sarana prasarana.

Seperti di awal tahun 2022 ini, telah dilaksanakan pelantikan kepada 99 Kepala SMA Negeri, SMK Negeri dan SLB Negeri se Provinsi Bengkulu secara daring dan luring di Ruang Sidang 1 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, Jum’at (07/01).

Kadis Dikbud Provinsi Bengkulu Eri Yulian Hidayat mengatakan, rotasi dan mutasi dalam sebuah organisasi merupakan bentuk penyegaran dan untuk meningkatkan kompetensi setiap abdi negara, khususnya kepala sekolah.

“Jadi saya pesankan kepada Kepala SMAN, SMKN dan SLBN yang telah dilantik, bersama bersinergi meningkatkan mutu dan kualitas SDM di Provinsi Bengkulu,” jelasnya.

Sehingga lanjut Eri Yulian, Kepala Sekolah semakin baik dan profesional dalam menjawab tantangan dalam hal pengembangan pendidikan generasi muda Bengkulu.

“Kepala Sekolah sebagai ujung tombak dalam memberikan bimbingan dan pembinaan kepada guru terkhusus kepada siswa di sekolah. Sehingga mutu pendidikan Bengkulu semakin maju,” pungkasnya.

Kepala SMKN 5 Kota Bengkulu Destiana optimis dan berkomitmen dirinya bersama rekan kepala sekolah lainnya, siap memajukan dan meningkatkan mutu pendidikan Bengkulu.

“Tentunya juga dukungan dari orang tua siswa, mereka berpartisipasi ke pihak sekolah dengan kemampuan masing-masing. Dengan kesepakatan orang tua kita berkolaborasi mengembangkan pendidikan ini,” jelas Destiana yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMKN 7 Kota Bengkulu.

Tentunya dengan berbagai program unggulan bidang pengembangan SDM di SMK Negeri, disampaikan Destiana dirinya juga selama ini berkolaborasi dan bersinergi dengan banyak pihak swasta. Sehingga ilmu yang didapat di sekolah bisa semakin baik diaplikasikan jika nanti siswa terjun ke dunia kerja.

“Untuk mengasah skill siswa sehingga berkompetensi di dalam kejuruannya itu, maka diperlukan praktek-praktek lanjutan yang perlu dukungan semua pihak terutama orang tua siswa,” tutupnya. (*)