Kades Baru Jangan Banci, Perangkat Desa yang tidak Proaktif Wajib Ditukar

Pena Rafflesia, Mukomuko — Ketua LSM NCW Kabupaten Mukomuko, Zlatan Asikin, S.Sos menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Kepala Desa terpilih pada Pemilihan Kepala Desa serentak Kabupaten Mukomuko Tahun 2021 yang sudah dilantik.

“Semoga bisa menjalankan amanat rakyat yang diemban dan dipercayakan kepada para kades terpilih, agar bisa berjalan dangan sebaik-baiknya,” ujar Zlatan, Rabu (29/12/2021).

Aktivis LSM ini juga meminta kepada para Kepala Desa terpilih agar berani melakukan reformasi birokrasi perangkat desa di desa masing-masing, dalam hal ini harus ada regenerasi. Wajah wajah lama yang kurang produktif dan tidak cakap dalam bekerja untuk bisa diganti, supaya tidak ada lagi ditemukan prangkat desa yang bicara ketus dan bermuka cemberut pada saat melayani masyarakat.

Perangkat Desa yang seperti ini harus lah di ganti dangan perangkat Desa atau tenaga yang baru, yang lebih profesional dalam melaksanakan pekerjaannya. Dan tidak perlu mempertahankan orang atau perangkat Desa yang tidak produktif dan tidak sejalan dengan Kepala Desanya.

Untuk memajukan kinerja didesa tersebut, kepala Desa dalam hal ini perlu sekali orang orang yang punya kinerja dan loyalitas bagus. Kalau emang perlu seluruh perangkat Desa ini dirombak total.

“Sebenarnya pergantian para perangkat desa itu hal yang biasa saja bukan suatu hal yang tabu, yang diharapkan kita bisa punya kades kades yang memiliki mental dan keberanian yang cukup.” ujarnya.

Dilanjutnya, terkait apa yang sudah sampaikan, masalah perombakan perangkat desa itu adalah sudah menjadi hak prerogatif Kepàla Desa tersebut. Yang diharapkan dari masyarakat adalah perubahan untuk maju lagi kedepannya, Agar tidak ada lagi orang atau perangkat desa yang menjadi masalah bagi pemerintahan desa itu sendiri.

Selama ini yang kita sering dengar oknum perangkat desa suka membuat masyarakat merasa tidak nyaman dengan sikap mereka, kinerja mereka, apa lagi selama ini ada yang di sinyalir sering kong kalikong dalam projek desa dan pengeloloan dana desa.

“Saran saya segera lalukan inventarisir asset kembalikan ke desa sebagai mana mustinya, supaya pemerintahan desa tsb berjalan seperti yang diharapkan masyarakat,” tutup asikin. (Dnex)