Skip to main content

Jangan Anggap Remeh Stunting

Foto/Ist/KemenKeu
Foto/Ist/KemenKeu

Kota Bengkulu, PenaRafflesia.com -  Masalah Stunting tidak bisa dianggap remeh keberadaannya karena dapat mengancam keberlangsungan hidup generasi bangsa Indonesia.


Misi Indonesia emas 2045 bukanlah suatu hal yang mustahil jika semua stakeholder bahu-membahi sesuai tupoksi dan wewenangnya masing-masing, namun keberlangsungan kehidupan Sumber Daya Manusianya perlu diperhatikan.


Stunting tentu menjadi momok yang menakutkan jika Pemerintah tidak mengambil sikap, generasi yang kekurangan gizi mendorong terjadinya stunting sehingga menurunnya kualitas SDM.


Khusus di Kota Bengkulu Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) terus melakukan upaya serius dala, pengendalian stunting.


“Kita terus mempersiapkan berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan dan segera membagikan alat timbangan, makanan tambahan balita dan alat lainnya,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Dewi Dharma di Bengkulu.
“Beberapa waktu lalu sudah kita bagikan 30 paket bantuan alat penyuluhan Bina Keluarga Balita (BKB) Kit Stunting untuk penyuluhan posyandu di sembilan kecamatan,” ujar Dewi, Rabu (31/1).


Tak hanya itu, fungsi penyuluhan juga dilakukan untuk menekan laju angka stunting hingga menurun secara signifikan. Untuk itu sinergi berbagai lapisan masyarakat berperan penting dan menyeluruh.


“Diharapkan penyuluhan yang diberikan bisa meningkatkan pengetahuan bagaimana mendeteksi gejala awal apakah ada gangguan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Kemudian keluarga yang mempunyai bayi dibawah dua tahun agar meningkatkan penerapan pengasuhan 1000 hari Pertama,” terangnya.

  • KENZO CELL

Berita Terkini

Berita Rekomendasi