Berita Terkini
Penarafflesia.com - Setelah melalui serangkaian seleksi ketat, presentasi 10 besar Lomba Desa Wisata telah sukses dilaksanakan. Dalam dua hari berturut-turut, Pokdarwis dari masing-masing desa wisata unggulan menampilkan potensi dan rencana strategis pengelolaan desa wisatanya di hadapan empat orang juri yang ahli dan berpengalaman di bidangnya.
Presentasi tersebut menjadi momentum penting bagi para peserta untuk memperkenalkan potensi unik serta keindahan alam dan budaya dari desa wisata mereka. Dengan penuh semangat dan tekad, mereka menyajikan beragam ide kreatif serta strategi pengembangan yang inovatif untuk meningkatkan daya tarik dan kesejahteraan desa wisata.
Murlin Hanizar, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, menyatakan harapannya bahwa semua desa wisata yang berpartisipasi dalam lomba ini dapat menjadi "Dewi Penangkis" - desa wisata yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengentasan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

"Semua desa wisata diharapkan bisa menjadi DEWI PENANGKIS (desa wisata pengentasan kemiskinan," ungkapnya.
Selanjutnya, para peserta yang masuk dalam 10 besar akan menjalani tahap visitasi dari para juri. Langkah ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para juri untuk mengecek langsung potensi dan keadaan riil dari desa wisata yang bersaing, serta menilai secara menyeluruh berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
"Dengan semangat yang sama, kami mengucapkan selamat kepada para peserta 10 besar dan mengajak mereka untuk terus bersemangat dalam menjalani tahapan selanjutnya. Semoga desa-desa wisata di Provinsi Bengkulu dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif," ungkap Murlin Hanizar. (Adv)