Berita Terkini
Penarafflesia.com - Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (PC IAI) Kota Bengkulu meresmikan Kampung ASK ME DAGUSIBU (Apoteker Sahabat Keluarga Melayani Edukasi cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, membuang obat dengan benar) yang bertempat di Kelurahan Kebun Dahri Kota Bengkulu, pada Sabtu (30/9/23).
Kampung ASK ME ini diresmikan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bengkulu didampingi Ketua PD IAI Provinsi Bengkulu, Ketua MKEAI Daerah PD IAI Provinsi Bengkulu, Ketua Dewan Pengawas Daerah PD IAI Provinsi Bengkulu, Ketua Dewan Penasehat Daerah PD IAI Provinsi Bengkulu, Kepala Balai POM Bengkulu, Lurah Kebun Dahri dan tamu undangan lainnya.
Ketua PC IAI Kota Bengkulu, Chalik Alfaruqi mengatakan Ikatan Apoteker Indonesia memiliki program Gerakan Keluarga Sadar Obat (GKSO) dengan slogan DAGUSIBU untuk membantu dan memandu masyarakat menggunakan obat dengan lebih baik.
"Program ini yang pertama kali dibentuk di Kota Bengkulu. Jadi bisa disebut percontohan agar dibentuk di daerah lain juga kelurahan lain di Kota Bengkulu," kata Chalik.
Dengan program ini, lanjutnya, diharapkan masyarakat dapat mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang (DAGUSIBU) obat dengan benar agar memperoleh manfaat terbesar dari obat dan terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan atau membahayakan dari obat.
Program GKSO ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan dengan pembentukan Kampung ASK ME DAGUSIBU yang merupakan kampung binaan Ikatan Apoteker Indonesia dalam rangka memberdayakan masyarakat untuk penggunaan obat yang lebih baik dan dilaksanakan di tingkat pengurus daerah dan pengurus cabang.
Dalam peresmiannya, IAI Kota Bengkulu mengangkat tema Memperkuat Sistem Kesehatan Nasional disertai sosialisasi dan peran ASK ME DAGUSIBU.
"Intinya pembentukan Kampung ASK ME DAGUSIBU memiliki tujuan meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat dalam menggunakan obat," demikian Chalik.