Berita Terkini
Bengkulu - Sebuah studi yang dilakukan oleh tim peneliti dari Sultan Qaboos University (SQU) mengungkapkan manfaat kesehatan dari kurma. Kurma, selain bisa membantu melindungi pankreas dari berbagai jenis penyakit termasuk kanker, juga bermanfaat untuk kesehatan otak, mengatur tekanan darah, dan meningkatkan metabolisme tubuh.
Tim peneliti yang dipimpin oleh dr Yunus Baqi menemukan bahwa kurma bisa mengurangi peradangan dan fibrosis hati. Ini disebabkan karena kurma mengandung sejumlah antioksidan dan polifenol yang tinggi, yang membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.
Selain itu, kurma juga memiliki 15 kandungan mineral penting, termasuk selenium yang dipercayai dapat membantu mencegah kanker. Kurma juga mengandung 23 jenis asam amino yang dapat meningkatkan imunitas tubuh.
Meski begitu, studi menyarankan untuk mengonsumsi kurma bersama dengan sumber protein atau lemak lainnya, seperti kacang almond, untuk membantu menyeimbangkan kadar gula darah. Konsumsi kurma tetap harus dilakukan dengan bijak dan tidak berlebihan.
Dalam studi tersebut, dr Yunus Baqi juga menambahkan bahwa kurma dapat membantu meningkatkan kesehatan otak karena mengandung beberapa senyawa seperti flavonoid, asam fenolat, dan karotenoid, yang terbukti dapat meningkatkan kinerja otak serta melindungi dari kerusakan sel saraf.
Selain itu, kurma juga dapat membantu mengatur tekanan darah dan meningkatkan metabolisme tubuh karena kandungan kalium yang cukup tinggi di dalamnya.
Namun, dr Yunus Baqi juga menekankan pentingnya mengonsumsi kurma secara seimbang dan tidak berlebihan karena kurma juga mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsinya bersamaan dengan sumber protein atau lemak lainnya untuk membantu menyeimbangkan kadar gula darah.
Dalam rangka menjaga kesehatan tubuh, mengonsumsi kurma dapat menjadi salah satu alternatif pilihan yang baik. Namun, tetap perlu diingat untuk mengonsumsinya secara seimbang dan sehat serta melakukan gaya hidup sehat secara keseluruhan.***