Skip to main content

Komitmen, Pemerintah Provinsi Bengkulu Dorong Peningkatan Hasil Produktivitas Pertanian

Kepahiang - Pemerintah provinsi Bengkulu terus mendorong produktivitas pertanian, kali ini pemerintah provinsi Bengkulu menggelar acara panen raya padi sawah di desa Tanjung Alam Kecamatan Ujan kabupaten Kepahiang pada selasa, (8/6/2021).

Dalam kegiatan panen raya dihadiri oleh OPD Provinsi Bengkulu, DPRD provinsi Bengkulu dapil Kepahiang Darmawansyah, Forkompinda Kabupaten Kepahiang, DPRD kabupaten Kepahiang Anudin, S.Sos, Penyuluh Pertanian kabupaten Kepahiang.

Dalam penyampaiannya kepala dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan provinsi Bengkulu Ricky Gunarwan megatakan, Potensi luas sawah di provinsi Bengkulu 53.000 Hektar untuk kabupaten Kepahiang sendiri luas bahan bakunya 3.200 Hektar dan untuk yang kita panen hari ini luas bahan bakunya 110 Hektar.

"Berdasarkan hasil data tahun 2020 hasil produksi kabupaten Kepahiang 16.000 ton gabah kering giling (GKG), turun 17,17% dari tahun 2019 atau sebanyak 19.000 ton dengan luas panen 3.479 Hektar hasil produktivitas 47,27 kuintal perhektar. Hasil produktivitas kabupaten Kepahiang terbilang cukup tinggi dibanding rata-rata provinsi Bengkulu yang hanya 45,54 kuintal perhektar," jelas Ricky

"Untuk mendukung kegiatan panen tanaman holtikultura di kabupaten Kepahiang tahun 2021 terang Ricky, dialokasikan bantuan benih padi intibrida dari dana perbantuan seluas 1.500 Ha, padi khusus seluas 100 Hektar bantuan jagung hibrida seluas 750 Hektar, power thresher sebanyak 15 Unit, power thresher mobile sebanyak 2 Unit, rice milling 1 Unit, thin layer 1 Unit dan kartu tani tercetak sebanyak 3.184 buah jumlah penerima 5.584 Nik dan yang sudah didistrubusi sebanyak 2.189 buah," Ricky Gunarwan

Disisi lain Bupati Kepahiang, Hidayatullah Sjahid mengucapkan terima kasih dan ia juga mengapresiasi perhatian gubernur Bengkulu atas bantuan yang diberikan melalui dinas terkait kepada masyarakat kabupaten Kepahiang.

"Terimakasih atas bantuan dari dinas tanaman pangan, holtikultura dan perkebunan serta kementerian pertanian dalam upaya peningkatan hasil produktifitas tanaman holtikultura di kabupaten Kepahiang," ucap Bupati Kepahiang

lanjut Bupati Kepahiang, untuk diketahui sawah di kabupaten Kepahiang hanya 4.930 hektar dan umumnya hanya teririgasi semiteknis dan sederhana.

"Kita belum seperti kabupaten Mukomuko dan kabupaten Seluma namun walaupun teririgasi semiteknis hasil produksinya sangat membanggakan, hasil produksi kita 47,27 kuintal perhektar dan di atas rata-rata provinsi Bengkulu yang hanya 45,54 kuintal perhektar. Hari ini luas tanam kita 192 Hektar dan yang akan di panen hari ini 110 Hektar semoga hasil produksi tahun ini kembali meningkat," Harap Bupati

Selain itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, Panen pasti waktu yang di tunggu-tunggu, dan saya sangat apresiasi terhadap kegiatan panen raya padi sawah hari ini. Bantuan yang diberikan merupakan bentuk suport dari pemerintah untuk kelompok tani yang ada di kabupaten Kepahiang.

"Hasil panen Bengkulu terbilang masih rendah, sebab hasil panen yang diperoleh perhektar rata-rata hanya mencapai 4 sampai 5 ton perhektar. Namun kabupaten Mukomuko bisa kita jadikan contoh, disalah satu Kecamatan dikabupaten Mukomuko mampu menghasilkan 7 sampai 8 ton perhektar maka dari itu untuk menunjang peningkatan hasil produksi di kabupaten Kepahiang kita suport dengan bibit, pupuk dan peralatan penunjang lainnya," jelas Rohidin Mersyah

Lanjut Rohidin, Bibit yang gunakan petani juga harus yang berstandar dan berkualitas maka dari itu saya minta untuk para penyuluh benar-benar telaten dalam membimbing para petani.

"Sebelum menanam pastikan dulu bibit yang digunakan itu berkualitas, sertifikasi dan garansinya harus jelas kemudian produktifitas bibit yang digunakan mampu menghasilkan berapa ton perhektarnya jadi kita minta hal ini harus dipastikan betul oleh penyuluh jika ragu jangan digunakan," Tegas Rohidin

Lebih lanjut, selain pengolahan pengairan dan bibit faktor pendukung lainnya adalah pupuk

"Jadi dalam penggunaan pupuk harus secara berimbang jangan menggunakan pupuk kimia secara berlebihan sebab hal ini akan berdampak pada unsur hara tanah yang kemudian menyebabkan tanah menjadi mati, selain itu akan memakan biaya yang tinggi sebab dosis pupuk kimia yang digunakan mengalami penambahan," terang Rohidin. (AN)

  • rica store

Berita Terkini