Berita Terkini
Penarafflesia.com - Pengukuhan 10 Guru Besar di Universitas Bengkulu mendapatkan sambutan hangat dari Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah. Jumlah dosen bergelar guru besar atau profesor di institusi tersebut meningkat secara signifikan menjadi 68 orang, memperkuat reputasi Universitas Bengkulu (UNIB) sebagai lembaga pendidikan yang semakin berkualitas.
Ia berharap kemajuan dunia pendidikan di daerah ini dapat membawa Bengkulu menjadi semakin maju. "Saya ucapkan selamat atas pengukuhan 10 Guru Besar UNIB pengukuhan guru besar hari ini dapat menyumbangkan pemikiran pada pembangunan pemerintahan serta pemberdayaan masyarakat di Bengkulu," ujar Gubernur.
Kontribusi UNIB bagi kemajuan daerah kata gubernur, tidak saja dalam bentuk kegiatan implementatif dalam menggerakkan dan menumbuhkan perekonomian, serta membentuk sumber daya manusia berkualitas, tapi juga dalam bentuk hasil riset-riset di berbagai sektor yang mendorong kemajuan daerah.
“Kami berterimakasih kepada UNIB yang selama ini telah berkontribusi bagi kemajuan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Teruslah bersinergi dan berinovasi agar ke depan UNIB menjadi perguruan tinggi unggul,” ujar Rohidin Mersyah.

Upacara pengukuhan dilaksanakan dalam rapat senat terbuka yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) UNIB pada Kamis (14/12/2023). Ketua Senat Universitas Bengkulu, Prof. Safnil, membuka rapat senat tersebut, sementara pengukuhan langsung dilakukan oleh Rektor Unib, Dr. Retno Agustina Ekaputri.
Para Guru Besar yang dikukuhkan melibatkan berbagai bidang ilmu, mencerminkan keberagaman akademis Unib. Di antara mereka, Prof. Ashar Muda Lubis, S.Si, M.Sc, Ph.D, mendapatkan pengakuan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Fisika Kebumian di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Selain itu, Prof. Dr. Dra. Muria Herlina, M.Kes, dan Prof. Dr. Ir. Dwatmadji, M.Sc, juga turut diakui sebagai Guru Besar dalam bidang ilmu masing-masing.
Rektor Unib, Dr. Retno Agustina Ekaputri, menyatakan bahwa penambahan 10 Guru Besar ini akan menjadikan Unib semakin maju dan diakui sebagai perguruan tinggi yang diperhitungkan. Langkah ini tidak hanya meningkatkan kualitas akademis tetapi juga memperkuat posisi Unib sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang memiliki kontribusi signifikan dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia.
Pewarta : Fatmala
Editor : Yusuf