Berita Terkini
Penarafflesia.com - Kepala Dinas pariwisata provinsi Bengkulu Murlin Hanizar sangat optimistis aktivitas pariwisata di wilayah Bengkulu tetap bergeliat meski menghadapi ancaman resesi ekonomi global pada 2024.
“Kita sangat yakin para pelaku pariwisata di Bengkulu mampu menghadapi tantangan ekonomi pada tahun depan dengan berbekal pengalaman selama pandemi, dan resesi tahun sebelumnya. Kita bisa menggunakan pola-pola yang sama seperti itu untuk bangkit dan tumbuh,” ujar Murlin.
Dilanjutkan Kadis, bahwa saat ini kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sampai akhir 2023 mencapai 1,14 juta kunjungan dan telah melebihi target.

Sementara di provinsi Bengkulu harus terus ditingkatkan juga ditargetkan sebanyak-banyaknya kunjugan wisatawan kepada destinasi wisata sehingga roda ekonomi masyarakat terus tumbuh.
“Kita terus tingkatkan promosi desa wisata, dan berbagai even nasional seperti Festival Tabut, Bumi Rafflesia, dan even lainnya tentu menambah promosi Bengkulu secara nasional,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Murlin, struktur kepariwisataan di Bengkulu yang didominasi wisatawan domestik dapat menjadi penyangga ke depan manakala resesi memang terjadi.
“Jadi singkatnya, 2024 masih memberikan harapan yang jauh lebih baik walaupun kita tetap harus waspada,” tutupnya. (Adv)