HUT RI ke 76, KNPI Kota Bengkulu Bentangkan Kain Merah Putih Raksasa

Bengkulu – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bengkulu bersama Komunitas Kereta Angin Kuno (Kerano) dan Organisasi Kepemudaan (OKP), pada Selasa, (17/8/2021) membentangkan kain “Merah Putih” berukuran 17×45 meter, bertempat di depan merek tulisan Pantai Panjang Kota Bengkulu.

Pembentangan kain Merah Putih berukuran 17×45 meter yang dilaksanakan oleh pemuda dan pemudi yang tergabung dalam KNPI, OKP “Cipayung” dan komunitas Kerano, dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat pencegahan Covid 19, yakni, memakai masker, menjaga jarak dan setiap peserta, termasuk undangan yang hadir dilakukan pengukuran suhu tubuh.

Kegiatan yang kedua kali di gelar dengan diisi ikrar janji pemuda, dan juga orasi kebangsaan, setelah sebelumnya pada 17 Agustus 2018 lalu, pembentangan kain “Merah Putih,” berukur 17×45 meter dilaksanakan pemuda dan pemudi di atas puncak Bukit Kaba, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Momen bersejarah itu turut dihadiri, Anggota DPD RI dari Provinsi Bengkulu Hj. Riri Damayanti John Latief, Forum RT RW Kota Bengkulu, Ketua KNPI Provinsi Febri Yurdiman beserta Sekretaris Carminanda, dan sejumlah pimpinan OKP di Bengkulu. Termasuk dipantau langsung oleh Ketua Tim Satgas Covid 19 Kota Bengkulu Eddyson.

“Alhamdulillah, pembentangan kain merah putih berukuran 17×45 meter, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia, telah berjalan dengan baik dan sukses di pusat icon pariwisata Bengkulu, Pantai Panjang. Ini semua berkat peran aktif pemuda dan pemudi Bengkulu, Komunitas Kerano dan pihak-pihak lain yang tidak bisa disebutkan satu persatu,” ungkap Pelaksana tugas (Plt) Ketua KNPI Kota Bengkulu Supratman dalam keterangannya.

Lanjut pria yang lebih akrab di sapa Iwan ini menjelaskan, bentang kain “Merah Putih” berukuran raksasa juga sebagai simbol anak muda Bengkulu untuk bangkit. Apalagi sesuai dengan tema HUT RI ke 76 tahun 2021, Pemuda harus Tangguh dan Tumbuh. Bahkan melalui momentum ini, KNPI juga akan menunjukan eksistensinya di tengah publik.

“Kami dari KNPI Kota ingin menyuarakan bahwa pemuda di negeri ini siap untuk berkontribusi terhadap daerah Bengkulu dan bangsa,” tegas Iwan.

Selain itu Iwan yang juga berprofesi sebagai seorang wartawan ini berharap, di momentum peringatan HUT RI ke 76, Indonesia bisa pulih dan sehat kembali dari wabah pandemi Covid 19.

“Dalam momen ini kami juga mengajak, tidak saja pemuda dan pemudi, tetapi juga masyarakat di Provinsi Bengkulu dapat mentaati prokes. Mari kita semua bangkit dan tumbuh, meski di tengah pandemi,” imbuh Iwan.

Senada dengan itu, Ketua Panitia Pelaksana Pembentangan Kain Merah Putih, Arman Suri menyampaikan syukur, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Terlebih sebelum terwujudnya pembentangan kain Merah Putih berukuran raksasa ini cukup panjang. Lantaran pelaksanaannya ditengah pandemi Covid 19, sehingga harus meminta izin Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Bengkulu, aparat keamanan.

“Alhamdulillah, kendati sempat Kapolda Bengkulu mengeluarkan Maklumat, sehingga kita terpaksa merubah skenarionya, dengan awal yang akan membentangkan kain Merah Putih berukuran 17×45 meter ini sebanyak 76 orang, diturunkan menjadi 30 orang dan menerapkan prokes ketat. Mengingat kita juga ingin dengan kegiatan ini menimbulkan klaster baru penyebaran Covid 19,” terangnya.

Kendati demikian ia juga berharap, dengan kegiatan ini merupakan salah satu momen kebangkitan pemuda khususnya di Kota Bengkulu yang selama ini terkesan mati suri.

“Ini juga momen pemersatu pemuda dan pemudi yang ada di Bengkulu, serta dapat memaknai peringatan Hari Kemerdekaan ini dengan hal-hal positif kedepannya,” tutup Arman. (*)