Skip to main content

Gubernur Rohidin Tekankan Pentingnya Tata Kelola Keuangan dan Pengelolaan Potensi Desa di Rejang Lebong

bimbingan teknis (Bimtek) Aparatur Desa dengan Bumdes dan Tata Kelola Keuangan se-Kabupaten Rejang Lebong di Grage Hotel, pada Rabu (22/05/2024).
bimbingan teknis (Bimtek) Aparatur Desa dengan Bumdes dan Tata Kelola Keuangan se-Kabupaten Rejang Lebong di Grage Hotel, pada Rabu (22/05/2024).

Bengkulu, Penarafflesia.com - Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, membuka bimbingan teknis (Bimtek) Aparatur Desa dengan Bumdes dan Tata Kelola Keuangan se-Kabupaten Rejang Lebong di Grage Hotel, pada Rabu (22/5/24). Bimtek ini diikuti oleh seluruh Kepala Desa (Kades) se-Rejang Lebong dan bertujuan untuk meningkatkan tata kelola keuangan dan pengelolaan potensi desa.

Gubernur Rohidin menekankan pentingnya dua hal utama dalam mengelola keuangan desa dengan baik yakni:

  1. Belanjakan apa yang memang perlu dibelanjakan: Para aparatur desa diwajibkan untuk memprioritaskan kebutuhan desa dan tidak melakukan pemborosan.
  2. Catat setiap pengeluaran: Dokumentasi yang rapi dan jelas atas setiap pengeluaran desa sangat penting untuk akuntabilitas dan transparansi.

Selain tata kelola keuangan, Gubernur Rohidin juga mendorong para Kades untuk jeli melihat dan memanfaatkan potensi desa.

"Kades harus melihat potensi yang paling menonjol di desa itu," jelas Rohidin.

 Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, membuka bimbingan teknis (Bimtek) Aparatur Desa dengan Bumdes dan Tata Kelola Keuangan se-Kabupaten Rejang Lebong di Grage Hotel, pada Rabu (22/05/2024). Bimtek ini diikuti oleh seluruh Kepala Desa (Kades) se-Rejang Lebong dan bertujuan untuk meningkatkan tata kelola keuangan dan pengelolaan potensi desa.  Gubernur Rohidin menekankan pentingnya dua hal utama dalam mengelola keuangan desa dengan baik:  Belanjakan apa yang memang perlu dibelanjakan: Para aparatur desa diwajibkan untuk memprioritaskan kebutuhan desa dan tidak melakukan pemborosan. Catat setiap pengeluaran: Dokumentasi yang rapi dan jelas atas setiap pengeluaran desa sangat penting untuk akuntabilitas dan transparansi. Selain tata kelola keuangan, Gubernur Rohidin juga mendorong para Kades untuk jeli melihat dan memanfaatkan potensi desa.  "Kades harus melihat potensi yang paling menonjol di desa itu," jelas Rohidin.  Sebagai contoh, jika ada warga yang memiliki keahlian membuat peyek yang lezat, Kades dapat membantu mereka mengembangkan usaha tersebut dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa.  Gubernur Rohidin meyakini bahwa dengan pengelolaan potensi desa yang tepat, desa-desa di Rejang Lebong dapat berkembang dan menjadi lebih maju.  Bimtek yang diadakan selama tiga hari ini diharapkan dapat membekali para Kades dan perangkat desa dengan pengetahuan dan keterampilan yang mereka butuhkan untuk mengelola keuangan desa dengan baik dan mengoptimalkan potensi desa.  Yayasan Madani sebagai penyelenggara Bimtek berkomitmen untuk terus membantu meningkatkan kapasitas para Kades dan perangkat desa di Bengkulu.  Dengan sinergi antara pemerintah, aparatur desa, dan masyarakat, diharapkan desa-desa di Bengkulu dapat mencapai kemajuan yang signifikan.

Sebagai contoh, jika ada warga yang memiliki keahlian membuat peyek yang lezat, Kades dapat membantu mereka mengembangkan usaha tersebut dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa.

Gubernur Rohidin meyakini bahwa dengan pengelolaan potensi desa yang tepat, desa-desa di Rejang Lebong dapat berkembang dan menjadi lebih maju.

Bimtek yang diadakan selama tiga hari ini diharapkan dapat membekali para Kades dan perangkat desa dengan pengetahuan dan keterampilan yang mereka butuhkan untuk mengelola keuangan desa dengan baik dan mengoptimalkan potensi desa.

Yayasan Madani sebagai penyelenggara Bimtek berkomitmen untuk terus membantu meningkatkan kapasitas para Kades dan perangkat desa di Bengkulu.

Dengan sinergi antara pemerintah, aparatur desa, dan masyarakat, diharapkan desa-desa di Bengkulu dapat mencapai kemajuan yang signifikan. (Adv)

  • rica store

Berita Terkini