Skip to main content

Ginjal Akut Serang Anak-anak, Waka II Minta Pemerintah Awasi Peredaran Obat dan Makanan

Penarafflesia, Mukomuko - Waka II Dewan Perkalian Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu Nopiyanto,SH mendesak pemerintah Mukomuko untuk meningkatkan pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan, yang diduga menjadi salah satu penyebab serangan ginjal akut menyerang anak-anak. Karena sekarang ini sudah berapa kasus anak anak yang terkena di Indonesia. 

Nopiyanto, SH mengatakan, kasus anak-anak diserang penyakit ginjal akut dan secara misterius ini patut menjadi perhatian serius semua pihak. Sebab anak-anak adalah generasi bangsa yang harus mendapatkan perlindungan ekstra. Terkhusus Untuk Pemerintah Kabupaten Mukomuko harus mensosialisasi dari sekarang.

Sebelumnya Covid-19 melanda indonesia, dunia kesehatan kita penuh dengan cobaan yang berat, Pandemi Covid-19, kini ada gangguan ginjal secara misterius yang belum diketahui pasti penyebabnya. WHO (World Health Organization) telah melansir info ada beberapa obat batuk yang ditengerai berbahaya anak-anak, maka kita berharap pemerintah melaui BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) untuk memberikan pengawasan ketat terhadap peredaran obat ini," ujar Novianto, saat awak media Penarafflesia menghubungi, Rabu(19/10) 

Politisi Partai Perindo ini mewanti wanti kepada pemerintah Daerah agar pemerintah Mukomuko melakukan sosialisasi kepada masyarakat -puskemas, Apotik yang ada di Kabupaten Mukomuko. Terkait obat -obat yang berbahaya bagi anak-anak. Selain itu, perlu sosialisasi pemerintah terkait dengan upaya hidup sehat di musim hujan ini.

"Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat juga perlu terus di tingkatkan terkait dengan perubahan iklim dan musim hujan yang cukup panjang, sehingga orang tua lebih fokus menjaga kesehatan buah dan menjaga kesehatan keluarga," tegas Nopiyanto yang politisi dari Partai Perindo ini. 

Kata Nopiyanto, dalam suasana kegamangan dan kondisi kehidupan rakyat yang disebabkan oleh faktor ekonomi yang cukup berat ini, semestinya waspada terhadap kesehatan dan berbagai dampak penyakit. "Disiplin dan kesadaran hidup sehat harus menjadi perhatian utama masyarakat. Karena kita masih belum berada dalam kondisi yang normal sekali. Ini adalah putaran alam dan juga kemajuan dan dampak limbah kehidupan," tegas Nopiyanto

"Saya menghimbau mari semua peduli terhadap anak -anak kita, kesehatan bersama dan bersih dan menjaga kualitas makan dengan pola hidup sederhana," pungkasnya. (Adv/Dnex)

  • rica store

Berita Terkini