Diduga Pekerjaan Pasangan Batu Penahan Jalan Hotmix Asal Jadi

Mukomuko – Pekerjaan kontruksi Jalan Sp 1 Desa Lubuk Mukti, Suka Maju, Jalan Simpang Kasidi Arga Jaya Tirta Kencana Bukit Harapan yang bersumber dari Dana Alokasi khusus (Dak), Kabupaten Mukomuko yang dikerjakan oleh PT. Pandora Energi Persada dengan angka Rp.9.361.000.000 Anggaran 2021 Dari sumber DAK dipertanyakan, Rabu (7/9/2021).

Selain Kontruksi jalan yang sedang dikerjakan saat ini di Desa Suka maju Kecamatan penarik, ada juga pembuatan Batu pasangan penahan Jalan, melihat dari fisiknya pembangunan yang dikerjakan asal jadi. Lihat saja pasangan batu yang dibangun tanpa alas lantai serta tanpa Pipa untuk pembuangan air yang tidak terpasang di batu pasangan, tetlihat juga pasir adukan banyak bercampur tanah yang kemungkinan pasangan batu tidak bertahan lama.

Diketahui kurangnya pengawasan proyek oleh Pembuat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan tiem Konsutan Pengawansan Kabupaten Mukomuko.

Menurut Perpres nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah menyebutkan bahwa PPK sesuai dengan tugas dan wewenangnya, yang dilimpahkan oleh PA/KPA kepada PPK, bertanggungjawab baik secara formal maupun material atas terlaksananya Pengadaan Barang dan Jasa.

Karena kurangnya pengawasan dari Dinas terkait ditakutkan beberpa tahun nanti pasangan batu yang dikerjakan tidakan tahan lama. Kami minta kepada Pengawas lapangan atau Dinas terkait untuk bisa setiap hari berada dilapangan, karena anggararan pengawasan sudah dianggarkan.

“Kalau kurangnya pengawasan dari Dinas Terkait, kemungkinan bangunan ini tidak bertahan lama. Kami tidak mau pembangunan yang ada disini dibuat asal jadi, jangan sampai jalan ini sudah dibangun tidak tahan lama. kata warga sekitar yang tidak ingin disebut namanya.

“Kami sebagai masyarakat disini meminta pembangunan harus benar-benar dikerjakan dengan kwalitas yang baik, bukan pembangunan asal jadi. Karena kami masyarakat disini yang merasakannya. Kami bermohon kepada Dinas terkait untuk benar benar mengawasi pekerjaan tersebut. “ungkap warga sekitar. (Dnex)