Berita Terkini
Penarafflesia.com - Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Zulasmi Octarina, mengeluarkan seruan kepada sekolah menengah atas (SMA) di wilayah Bengkulu untuk meningkatkan pengawasan terhadap proses penginputan data di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Hal ini dilakukan untuk mencegah terulangnya kasus kesalahan input data seperti yang terjadi di SMAN 5 Kota Bengkulu.
Menurut Zulasmi Octarina, salah satu langkah yang dapat diambil adalah dengan membentuk tim petugas khusus yang bertanggung jawab atas penginputan data PDSS di setiap sekolah. "Kita meminta kepada sekolah (SMAN dan SMA) lain pada saat menginput jangan diserahkan kepada satu orang bila perlu bentuk tim," ujarnya.
Langkah ini diambil sebagai upaya preventif guna menghindari terjadinya kesalahan "human error" yang dapat berdampak buruk terhadap siswa-siswi di sekolah tersebut. "Hal ini bertujuan guna mencegah hal serupa terjadi lagi di sekolah lain yang akan merugikan siswa lainnya," tambahnya.

Zulasmi Octarina juga menekankan pentingnya koordinasi antara sekolah dan pihak terkait dalam memastikan keakuratan data yang dimasukkan ke dalam PDSS. Dengan demikian, diharapkan dapat terhindar dari masalah administratif yang dapat memengaruhi proses pendidikan siswa.
Pihak DPRD Provinsi Bengkulu juga akan terus memantau perkembangan implementasi langkah-langkah preventif ini di sekolah-sekolah di wilayah Bengkulu. Langkah ini diharapkan dapat memberikan perlindungan lebih bagi siswa-siswi dalam menjalani proses pendidikan mereka. (Adv)