Rapat Koordinasi Lintas Sektor, Klaim Non Kapitasi Fktp Seluma 2020

Seluma – Kepala Dinas Kesehatan diwakili Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Manusia Kesehatan Salihin, S.Sos membuka acara Rapat Koordinasi Lintas Sektor tentang Klaim Non Kapitasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kabupaten Seluma Tahun 2020 pada tanggal 9 Maret 2020 yang lalu di Aula Dinas Kesehatan Seluma, Rabu (11/3/2020).

Salihin mengatakan tujuan kegiatan tersebut yaitu adanya komitmen bersama antara BPJS Kesehatan dan instansi terkait yang ada di Kabupaten Seluma.

“Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama oleh Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Seluma Ricco Hanggara, pihak Inspektorat oleh Suranto, Dinas Kesehatan oleh Salihin, Kepala Puskesmas dan Bidan Koordinator se-Kabupaten Seluma, Ikatan bidan Indonesia, dan Penyuluh Keluarga Berencana Kecamatan Se-Kabupaten Seluma atas pelayanan primer FKTP (klaim non kapitasi) di Kabupaten Seluma,” ujarnya

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Seluma Ricco Hanggara mengatakan bahwa komitmen bersama yang dihasilkan pada kegiatan ini adalah :


1. Puskesmas Se-Kabupaten Seluma dan Dokter Keluarga BPJS Kesehatan menyerahkan berkas pelayanan klaim Non Kapitasi Ke BPJS Kesehatan Paling lambat tanggal 5 setiap bulan untuk klaim minimal satu bulan Pelayanan Sebelumnya (N-1).


2. Bidan Jejaring Puskesmas dan Bidan Jejaring Dokter Keluarga BPJS Kesehatan Kabupaten Seluma berkomitmen untuk tidak menarik Iur Biaya terhadap peserta JKN-KIS Aktif ketika mendapatkan pelayanan Non Kapitasi (Persalinan, ANC, PNC, Suntik KB, Pasang/Lepas IUD dan Implant), Tunduk dan Patuh terhadap Peraturan Presiden Mo 82 Tahun 2018 Tentang Jaminan Kesehatan dan Peraturan Menteri Kesehatan No 52 Tahun 2016 tentang Standar Tarif Pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional.


3. Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Seluma memastikan dan menginfokan keseluruh Bidan di Kabupaten Seluma untuk tidak menarik Iur Biaya terhadap pelayanan yang diberikan kepada Peserta JKN-KIS aktif sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan.


4. BKKBN Propinsi Bengkulu melalui Dinas P3APPKB Kabupaten Seluma menyediakan alat kontrasepsi untuk mendukung pelayanan tindakan Bidan Jejaring Puskesmas dan Bidan Jejaring Dokter Keluarga BPJS Kesehatan se-Kabupaten Seluma tanpa adanya Iur Biaya.


5. Penyuluh Keluarga Berencana se-Kabupaten Seluma akan selalu berkoordinasi dengan bidan Jejaring Puskesmas dan Bidan Jejaring Dokter Keluarga BPJS Kesehatan terhadap Pelayanan Keluarga Berencana yang diberikan kepada peserta JKN-KIS yang aktif.


6. Inspektorat Kabupaten Seluma Melalui Tim Saber Pungli akan selalu memantau jalannya komitmen ini terutama apabila ditemukan iur biaya kepada peserta JKN-KIS aktif ketika mendapatkan pelayanan Non Kapitasi (Klaim Rawat Inap, Ambulance, Persalinan, ANC, PNC, Suntik KB, Pasang/Lepas IUD dan Implant).


7. Puskesmas se-Kabupaten Seluma menyerahkan bukti setor klaim non kapitasi paling lambat tanggal 25 setiap bulannya.


8. Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma akan melakukan proses pencairan dana klaim non kapitasi terhadap bukti setor yang masuk paling lambat 15 hari kerja.

“Hasil rapat ini disetujui dan ditandatangani oleh instansi yang hadir,” lanjutnya. (EM)