Polsek Teramang Jaya Mediasi Pencurian TBS

Mukomuko – Kapolres Mukomuko AKBP Witdiardi, S.IK, MH, melalui Kapolsek Teramang Jaya Iptu M. Simanjuntak, SH beserta anggota personil gelar kegiatan problem solving pencurian tandan buah segar (TBS) milik masyarakat, Rabu, (25/8/2021). Kegiatan berlangsung di Mapolsek Teramang Jaya dimulai pukul 14.00 WIB.

Kegiatan problem solving pencurian TBS ini dilakukan setelah Polsek Teramang Jaya menerima adanya laporan pengaduan dari masyarakat terkait pencurian TBS. Pelapor sendiri diketahui adalah atas nama M. Haris Pratama (30) warga Desa Penarik, Kecamatan Penari yang bekerja sebagai PNS.

Berdasarkan informasi yang didapat, kejadian bermula ketika pada hari Rabu, 11 Agustus 2021 sekitar pukul, 09.00 WIB, si pelapor menerima laporan dari tukang panen TBS sawitnya bahwa kebun kelapa sawitnya ada yang sudah di panen dan dicuri orang, kemudian pelapor mencari informasi ke wilayah Desa Sido Makmur Kecamatan Teramang Jaya dan disana pelapor mencurigai seseorang yang diduga pelaku, kemudian pelapor bersama adik iparnya mendatangi rumah terduga pelaku dan setelah ditanya ternyata pelaku mengakui perbuatanya.

Atas perbuatan pelaku, pelapor mengalami kerugian sekitar 700 kg TBS atau sebesar Rp.1.600.000.’ dan kemudian pelapor membuat pengaduan di Polsek Teramang Jaya pada Hari Kamis, 12 Agustus 2021, sekira jam 13.00 Wib dan meminta diproses secara hukum.

Kapolres Mukomuko AKBP Witdiardi, S.IK, MH, melalui Iptu M. Simanjuntak, SH Kapolsek Teramang Jaya dalam pesan tertulisnya menjelaskan, setelah menerima laporan pengaduan, pihaknya kemudian mengundang pelapor dan terduga pelaku ke Polsek Teramang Jaya untuk diminta keterangan dan mencari keterangan saksi – saksi serta melakukan upaya mediasi kedua belah pihak.

Berdasarkan data yang diperoleh, terduga Pelaku berinisial Fi (21), bekerja sebagai Buruh, alamat Desa Bandar Jaya dan inisial: Su (45), Pekerjaan Petani, alamat Desa Sido Makmur Kec.Teramang Jaya

“Setelah didapatkan keterangan baik dari pelapor maupun dari terduga pelaku, kemudian dimediasi dan dilaksanakan kegiatan problem solving dan kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan serta sepakat berdamai. Terduga pelaku berjanji dan sanggup membuat pernyataan diatas materai 10.000 yang menyatakan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi dan meminta maaf kepada pelapor serta sanggup mengganti kerugian pelapor,” jelasnya.

Melalui data yang diperoleh, dalam kegiatan problem solving ini, hadir Kapolsek Teramang Jaya, Kanit Binmas Kanit Intelkam, Bhabinkamtibmas, Kanit Provos, pelapor, Terduga pelaku, Tokoh Masyarakat Desa Sido Makmur Kecamatan Teramang Jaya. (Dnex)