Pemkab Mukomuko Launching Vaksinasi Covid-19

Mukomuko – Pemerintah Kabupaten Mukomuko menggelar launching Vaksinasi Covid-19  di Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Senin (1/2). Vaksinasi pertama ini diberikan kepada  10 pejabat esensial, tokoh agama, tokoh masyarakat yang terpilih berdasarkan hasil screening awal. Diantaranya Wakil Bupati Mukomuko, Dandim Mukomuko, Kapolres Mukomuko, Ketua DPRD Mukomuko, Kajari Mukomuko, Ketua Pengadilan Negeri Mukomuko, Ketua Pengadilan Agama Mukomuko, Ketua MUI Mukomuko, Kepala Kemenag Mukomuko dan Perwakilan Pendeta Mukomuko.

Dalam konferensi Pers, Bupati Mukomuko, Choirul Huda sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Mukomuko mengatakan bahwa Mukomuko mulai melaksanakan vaksinasi Covid-19. Vaksinasi ini sebagai solusi untuk menekan penyebaran kasus Covid-19 khususnya di Kabupaten Mukomuko.

 “Mari kita bersama-sama untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19. Karena dengan adanya vaksinasi ini akan menekan angka penyebaran kasus Covid-19,”harapnya.

Menurutnya, vaksinasi yang diberikan ini bertahap. Oleh sebab itu masyarakat diimbau tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Diharapkan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak, rajin cuci tangan, hindari kerumunan dan kurangi mobilisasi. Dan kita berdoa bersama agar virus berbahaya ini segera berakhir,”harapnya. 

Disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Desriani, SH bahwa Pemkab Mukomuko melaksanakan launching Vaksinasi Covid-19. Tahap pertama ini Mukomuko mendapatkan 2.620 vaksin. Vaksin yang digunakan ini adalah Sinovac dengan dua kali penyuntikan, dimana rentang jarak antara penyuntikan 14 hari. Vaksin sinovac ini telah melalui serangkaian pengujian ketat di sejumlah negara termasuk Indonesia,sehingga aspek khasiat, mutu dan keamanan  menjadi hal yang utama, selain itu aspek kehalalan dari MUI.

“Untuk daerah kita baru mendapatkan 2.620 vaksin ini untuk dua kali vaksin jadi baru 1310 orang yang akan di vaksin. Jadi yang vaksin hari ini 14 hari kemudian di vaksin lagi. Dalam pemberian vaksin ini penerima vaksin harus melalui proses pemeriksaan kesehatan sampai di nyatakan benar-benar bisa menerima vaksin Sinovac tersebut,”ungkap Desriani ketika dikonfirmasi kemarin,Senin (1/2).

Dari 10 pejabat esensial, tokoh agama, tokoh masyarakat yang terpilih berdasarkan hasil screening awal, tiga diantaranya tidak bisa diberikan vaksin Sinovac lantaran tekanan darahnya tinggi. 

“3 orang belum bisa diberikan vaksin Sinovac karena tekanan darahnya masih tinggi setelah melalui serangkaian pemeriksaan. Adapun 3 orang tersebut yakni Wakil Bupati Mukomuko, Ketua MUI dan Perwakilan Pendeta Mukomuko. Setelah Launching Vaksinasi Covid-19 ke beberapa pejabat esensial kemudian dilanjutkan ke tenaga Kesehatan termasuk saya dan seluruh Nakes di Dinkes Mukomuko dan Kepala Puskemas yang hadir dan nantinya dilanjutkan ke Nakes di 17 Puskesmas,”jelasnya.(MC)