PDP Positif Covid-19 Meninggal, Kini Bengkulu Zona Merah

Bengkulu– Berakhir sudah zona hijau di Bengkulu, pasalnya Bengkulu akhirnya resmi masuk zona merah dalam penyebaran virus Corona (Covid-19). Setelah satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum M.Yunus (RSMY) Bengkulu meninggal dunia dan dinyatakan positif Covid 19.

Konferensi pers langsung di gelar Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah di Media Center Pemprov Bengkulu terkait perkembangan kasus Covid-19 di Bengkulu, Selasa (31/3/2020).

Gubernur Bengkulj membenarkan kabar terkait perkembangan Covid-19. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia dinyatakan positif Covid-19.

Menurut Rohidin, pasien tersebut sebelumnya dirawat di RSHD Kota Bengkulu, lalu kemudian dirujuk ke RSUD M Yunus Bengkulu pada 24 Maret 2020, dan dinyatakan meninggal pada Senin 30 Maret 2020.

Dijelaskan Rohidin, pasien kasus positif perdana ini adalah seorang pria asal Lampung yang merupakan anggota jamaah tabligh yang sudah cukup lama berdiam di Bengkulu. Bahkan sudah sering berinteraksi dengan jemaah di Mesjid Agung At Taqwa Kota Bengkulu.

“Sebelumnya orang ini berstatus PDP dan dirawat di RSHD lalu dirujuk ke RSMY. Hasil lab pasien ini tadi malam yang kita terima, dinyatakan positif,” kata Rohidin.

Dikatakan Rohidin, beberapa saat sebelum konferensi pers, pasien ini meninggal dunia.

Ditambahkan Gubernur, pihaknya sesegera mungkin akan melakukan penyemprotan disinfektan dan isolasi masjid Agung At Taqwa.

Kemudian menelusuri orang-orang yang pernah kontak dengan pasien positif tersebut, selanjutnya semua orang yang pernah kontak akan diisolasi. Selain itu, semua jemaah tabligh yang bukan warga Bengkulu, diminta segera kembali ke daerah asalnya masing-masing.

Masih menurut Gubernur, penanganan khusus juga akan dilakukan di ruangan tempat pasien ini dirawat di RSHD Kota termasuk para perawatnya.