Pansus RPPLH DPRD Provinsi Sidak PT HKI

Penarafflesia.com – Panitia Khusus (Pansus) Rencana Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup (RPPLH) DPRD Provinsi Bengkulu menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke PT HKI dan sejumlah perusahaan lain yang terkait dengan pembangunan jalan tol Bengkulu, Senin, 1 Februari 2021.

Ketua Pansus RPPLH Usin Abdisyah Putra Sembiring mengatakan sejumlah temuan ditemukan pada sidak tersebut.

“Selain PT HKI yang termasuk gudang logistik di tol itu, kita juga sidak PT Agung Beton yang mengecor jalan tolL, kemudian PT CIS, PT BSP, dan beberapa perusahaan lainnya yang bergerak di bidang itu, kita sudah mendapatkan temuan-temuan,” katanya.

Salah satu temuan yang dimaksud adalah ada beberapa perusahaan yang tidak membuat laporan periodik terkait UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup-Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup) penggunaan limbah.

“Tidak membuat suatu laporan periodik UKL-UPL terhadap penggunaan limbah B3, penggunaan air, memelihara lingkungan hidup, membuat gudang, kita tidak menemukan fisiknya di lapangan,” ungkap Usin.

“Penggunaan solar industri, solar subsidi atau solar apa. Kemudian penumpukan tanki-tanki solar, penyebaran-penyebaran limbah di sekitar, penggunaan air permukaan, penggunaan air di dalam, dan kita tidak menemukan perusahaan menjelaskan informasi yang berkenaan dengan itu,” lanjutnya.

Untuk itu pansus akan memanggil perusahaan-perusahaan nakal yang berlindung dalam subkontrak pembangunan tol.

“Karena beda perusahaan, dan dokumen AMDAL kita temukan tidak ada perusahaan-perusahaan itu di dalam lampiran AMDAL yang menyebutkan itu,” sebut Usin.

“Termasuk HKI juga akan kita panggil untuk menjelaskan temuan-temuan kami dari sidak tadi. Karena RPPLH dalam merencanakan dokumen untuk 30 tahun lingkungan hidup ini tidak bisa bicara hari ini, tapi bicara apa dampaknya tahun depan, 5 tahun, 10 tahun atau 30 tahun ke depan,” pungkasnya. (Adv)