Kurangnya Perhatian Pemkab Terhadap Warga lokal Dalam Pengerjaan Proyek Fisik

Ketua LSM NCW Kabupaten Mukomuko, Zlatan Asikin, S.Sos

Mukomuko – Ketua LSM NCW Kabupaten Mukomuko Zlatan Asikin S. Sos mengkritisi pemerintah Kabupaten Mukomuko yang tidak melibatkan warga sekitar dalam pengerjaan sejumlah proyek fisik, seperti proyek DAK sekolah yang lagi berjalan saat ini.

“Sangat disayangkan kalau masyarakat sekitar hanya sebagai penonton, padahal banyak yang nganggur. Berarti tujuan dari pembangunan fisik tidak memberikan dampak positif terhadap ekonomi warga, apa lagi saat sekarang pandemi covid 19 ini warga susahnya dapat pekerjaan karna aturan PPKM,” tegas Zlatan Asikin, Jum’at (20/8/2021).

Menurutnya, dengan masih banyaknya masukan dari warga bahwa keberadaan proyek fisik tanpa melibatkan pekerja lokal atau warga sekitarnya akibat masih lemahnya pola pengawasan dari pemerintah daerah. Seharusnya pemerintah mengarahkan para kontraktor agar melibatkan dan memberikan lapangan kerja kepada warga sekitar.

“Sangat miris, apabila kontraktor mendatangkan tenaga kerja dari luar, sementara warga lokal masih banyak yang menganggur. Ini jelas harus menjadi catatan kepala daerah dan stakeholder yang ada,” imbuhnya.

Terpisah, Novi sebagai tukang lokal yang berada tidak jauh dari lokasi proyek fisik DAK Sekolah.”Sangat disayangkan kami yang dekat disini tidak ada ditawarnya oleh kontraktor yang memperbaiki sekolah SMP 3 Kota Mukomuko,” tuturnya.

Novi berharap kepada Bupati Mukomuko untuk bisa menegur kepada kontrakto yang menang lelang proyek fisik sekolah untk mengutamakan tukang lokal karna kami siap bersaing kalau antar upah borongan pekerjaan.(Dnex)