Kepala Bappeda Mengatakan Pembangunan Akan Tetap Berjalan Ditengah Wabah Covid-19

Kota Bengkulu – Akibat Dampak Wabah Covid-19, Banyak Anggaran yang di Refocusing termasuk APBD Tahun 2020 Provinsi Bengkulu. Ini Mengakibatkan Pembangunan sedikit terhambat dan yang bisa Berjalan saat ini hanya DAK Serta DAU,Rabu (10/6).

Kapala Bappeda Provinsi Bengkulu Isnan Fajri mengatakan kalau untuk bersepekulasi pembangunan untuk saat ini belum bisa di kerjakan karena dana yang dimiliki belum sesuai dengan yang diharapkan.

“Kalau kata ditunda itu kita belum, cuman kita menyesuaikan pendapatan Daerah yang belum berjalan. karena Dana yang di gelontorkan dari pusat dipotong sebesar 10%. Kemudian PAD kita Atau Pendapatan Asli Daerah itu kita Restruilisasi sampai 35% itu berdasarkan kenyataan uang yang masuk setiap bulanya,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, dengan demikian dana yang tersedia di kas Daerah itu semenjak zaman Covid ini hanya terbatas untuk bisa penanggulangan peralihan rekopucing penanggulangan untuk Covid dan untuk gaji dan untuk oprasional.

“Jadi kita belum berani berspekulasi melakukan pelelangan melakukan pekerjaan fisik karena sumber anggaranya belum tersedia,” pungkasnya.

Kalau untuk bnagunan yang hanya bisa berjalan itu pembngunan DAK Kesehatan dan Pendidikan kalau untuk insfratruktur hanya satu yang bisa dilakukan proses pelelangan yaitu pembangunan jembatan di Kabupaten Bengkulu Utara.

“Nah kalau untuk pembengunan kita yang masih berjalan yaitu Kesehatan dan Pendidikan, kalau untuk pembangunan infratruktur yaitu hanya satu yang bisa kami lakukan pelelangan yaitu pembngunan jembatan yang sudah dua tahun belum di perbaiki yaitu jembatan Tanjung Agung Palik Bengkulu Utara,” pungkasnya.