Helmi: Love You Full Muslimin, Oslita dan Wahyu !!!

Kota Bengkulu – Pemkot Bengkulu kembali menyalurkan bantuan beras dan mie instan (Rasmie) kepada seluruh warga di daerah ini, Sabtu (2/5). Pembagian pun berjalan lancar dan diawasi banyak pihak, termasuk Direktur Rakyat Bengkulu Media Group (RBMG), Muslimin.

Atas partisipasi aktif Muslimin mengawasi penyaluran Rasmie ini, Walikota Bengkulu Helmi Hasan ucapkan terimakasih. Apalagi bos media terbesar di Bengkulu itu mengingatkan dengan bahasa yang sangat keras.

“Terimakasih kepada Pak Muslimin yang sudah menuliskan dimana berasnya pak walikota, penjara menunggu. Dan alhamdulilah pendistribusian beras dan mie instannya berjalan dengan baik,” ungkap Helmi.

Tak hanya kepada Muslimin, Walikota Helmi juga ucap terimakasih kepada Oslita (istri Muslimin) dan Wartawan RB bernama Wahyu yang tak lain adalah sepupu Muslimin. Ia nilai 2 orang ini juga sangat aktif ‘menyerang’ kebijakan-kebijakan Pemkot Bengkulu.

“Wahyu yang baik dan ganteng selalu membuat status-status kebaikan di medsos,” kata Helmi.

“Oslita yang istrinya Muslimin adalah pejabat pemprov, kesayangan pak gubernur, juga sudah (mengirimkan) WA kepada Wawali terkait bantuan ini. Maaf buk, pada tahap pertama ini berasnya baru 5kg, sisanya nanti,” tambahnya.

Pada beberapa pekan yang lalu, sambung Helmi, Pemkot Bengkulu juga telah mengantarkan beras dan mie instan ke ‘istana’ Muslimin yang berada di Tugu Hiu.

“Sayang, waktu itu kami tidak diterima langsung oleh bu Oslita dan tidak disuruh masuk ke rumahnya yang mewah itu,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Helmi juga mendoakan Muslimin agar selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT.

“Sekali lagi terimakasih kepada Muslimin yang rumahnya sangat besar, penghasilannya dari RB kurang lebih ratusan juta itu. Mudah-mudahan selalu dibimbing Allah dan diberikan kemudahan dan kekuatan untuk menjadi pribadi yang baik,” pungkasnya.

Sebelumnya, Muslimin sempat menulis tulisan berjudul ‘Rp204 Miliar Pak Wali, Rakyat Menanti’. Dalam tulisan itu, Muslimin mengatakan banyak penjara lowong menanti kebijakan Pemkot Bengkulu yang ia nilai fantastis itu.