DPD PAN Menyerahkan Kompensasi Caleg Tidak Terpilih


Mukomuko – Pada hari Kamis 19 Agustus, Suprianto,S.IP Ketua POK DPW PAN Provinsi Bengkulu Didampingi Agus Swandi,SP. Sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Mukomuko, bertempat disekretariat Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kabupaten Mukomuko, jalan Fatmawati Desa Ujung Padang Kota mukomuko, telah dilaksanakan rapat penyerahan Kompensasi Caleg tidak terpilih pada Pemilu 2019.

“Sesuai dengan keputusan partai, bagi bakal calon anggota legislatif (baru) yang gagal terpilih dan memperoleh suara 10% dari total jumlah suara pemilih di dapilnya, akan diberikan kompensasi oleh caleg yang menang dan terpilih,” kata Ketua DPD PAN Kab.mukomuko Agus Aswandi, SP, Kamis (19/8).

Menurut dia, pemberian kompensasi tersebut berdasarkan pada pengalaman Pemilu 2014. Ketika itu, banyak caleg yang memperoleh suara, namun beda tipis dengan caleg terpilih.

Akibatnya, lanjut dia, caleg yang berada di posisi nomor 2, dalam kondisi mendesak bisa ikut pergantian antarwaktu (PAW). Dengan adanya aturan internal PAN yang juga memberikan ruang bagi caleg nomor 2 untuk bisa menggantikan caleg terpilih, maka itu menjadi persoalan tersendiri.

Pertimbangan memberikan kompensasi menjadi bentuk pengganti biaya selama melakukan pencalegan. Selain itu, pemberian kompensasi juga sebagai langkah antisipasi desakan PAW. Menurut dia, selama ini di PAN memang ada aturan setengah periode bagi caleg yang terpilih atau perolehan suara di bawahnya.

Adapun besaran kompensasi yang diberikap kepada caleg tidak terpilih bervariasi, atau tergantung pada tingkat pemilihan.
Namun, untuk mendapatkan kompensasi tersebut, kata Agus swandi, caleg yang gagal pada pemilu harus minimal mendapatkan 10% suara dari total suara di dapil masing-masing.

“Syaratnya harus minimal mendapatkan 10% suara di dapil masing-masing. Kalau di bawah 10%, tidak ada kompensasinya. Itu artinya, mereka tidak bekerja,” tegasnya.

Agus Suandi,SP berharap pemberian kompenssasi itu akan membuat semua caleg bekerja maksimal. Dengan demikian, hal itu baik bagi partai, karena perolehan kursi di DPRD bakal bertambah.
“Ini sebuah terobosan baru di PAN,” katanya. (Dnex)